MalangTIMES - Brimob -Yasa Antar Penumpang Terlantar (5)

Relawan Yasa pun Senang Kerja Bareng dengan MALANGTIMES

Mar 09, 2017 21:08
Mobil Ambulance milik Yayasan Amal Sosial Ash Shohwa (Yasa) Kota Malang yang dipakai mengantar penumpang terlantar di Kota Malang bersama tim relawan MalangTIMES, Kamis (9/3/2017) (Foto : Aditya Facril Bayu/MalangTIMES)
Mobil Ambulance milik Yayasan Amal Sosial Ash Shohwa (Yasa) Kota Malang yang dipakai mengantar penumpang terlantar di Kota Malang bersama tim relawan MalangTIMES, Kamis (9/3/2017) (Foto : Aditya Facril Bayu/MalangTIMES)

MALANGTIMES –  Kekompakan tim relawan menjadi ujung tombak keberhasilan aksi sosial sebagai relawan yang menyediakan angkutan gratis bagi para penumpang terlantar akibat aksi mogok sopir angkot di Kota Malang.

Baca Juga : Selamat !! Satu Pasien Positif Corona di Lumajang Dinyatakan Sembuh

Hal ini dirasakan para relawan dari  Yayasan Amal Sosial Ash Shohwa (Yasa) Kota Malang. Lembaga yang bergerak dibidang amal dan kegiatan sosial ini menerjunkan 1 unit mobil ambulance yang dikemudikan oleh Ujang Fauzan dan 1 unit sepeda motor yang dikemudikan oleh Mustofa.

Pada jok bagian belakang mobil ambulance itu sengaja dihilangkan agar memudahkan mengangkut penumpang dalam jumlah yang banyak.

"Sejak demo angkot beberapa hari lalu, kami baru hari ini jadi relawan. Kita sebenarnya ada tim dan relawan yang tergabung dalam jamaah kami. Tujuannya menginformasikan bahwa kami bisa membantu anak-anak  sekolah yang tidak dapat jemputan," ujar Ujang Fauzan.

Membaur dengan Brimob dan crew relawan MalangTIMES membuat YASA semakin yakin bahwa kerjasama melakukan kebaikan akan terasa ringan jika dipikul bersama-sama.

"Kita bisa join untuk tambah relasi,  kami juga bisa bantu masyarakat. Tujuannya hanya satu, untuk sosial.  InsyaAllah kegiatan ini barokah karena membantu banyak orang," cetus pria asal Cirebon ini.

Baca Juga : 10 Daerah Resmi Dapat Persetujuan Terapkan PSBB

Ditanya mengenai kerjasama dengan MalangTIMES, Ujang sangat apresiatif dengan apa yang dilakukan Lizuardi Firdaus (General Manager MalangTIMES) dkk.  

Karena dengan tindakan kongkret ini kelompok masyarakat dan pekerja sosial  bisa saling bergandeng tangan membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Media  memang perannya sangat penting.  Selain bisa mengeritik pemerintah bila ada kebijakan yang salah juga bisa bergandeng dengan komunitas masyarakat dalam kegiatan seperti  ini,” mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim ini.

Dia berharap ke depan agenda sosial dalam bentuk yang lain bisa terus dikomunikasikan untuk dikerjakan bersama-sama demi kemaslahatan umat.

Topik
tim relawanaksi sosialAksi Mogok

Berita Lainnya

Berita

Terbaru