Kompol Dodot Dwiyanto, Kabag Ops. Polres Malang Kota (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kompol Dodot Dwiyanto, Kabag Ops. Polres Malang Kota (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Untuk mengawal aksi demo ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Balai Kota Malang, Senin (6/3/3/2017), Polresta Malang menerjunkan sedikitnya 525 personil.

Mereka diterjunkan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kekacauan atau kekisruhan saat demo berlangsung.

Kabag Ops. Polres Malang Kota, Kompol Dodot Dwiyanto, menjelaskan para personil akan ditempatkan di sekitar lokasi aksi.

Sementara, personil dari Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) ditugaskan mengatur jalur- jalur sekitar lokasi aksi agar tidak mengalami kemacetan.

“Kami selalu siap melakukan pengamanan untuk antisipasi terburuk. Bisa saja skenario buruk terjadi, hal itu juga sudah kami maping. Dengan 525 personil itu kami yakin aksi akan berjalan damai dan terkendali,” ujar Kompol Dodot Dwiyanto.

Jumlah personil yang disiapkan itu, lanjut Dodot, belum termasuk anggota yang ada di lima Polsek yang ada, yakni Polsek Lowokwaru, Polsek Klojen, Polsek Sukun, Polsek Kedungkandang dan Polsek Blimbing.

"Tapi nanti juga melihat situasi yang ada. Apakah diperlukan penambahan personil atau tidak, semua masih melihat kondisi besok. Tapi kami berharap aksi besok berlangsung kondusif. Para pengunjuk rasa bisa menyampaikan pendapatnya secara positif tanpa harus mengganggu keamanan," ujarnya.

Kendati demikian, Dodot mengingatkan para pengunjuk rasa agar jangan sekali-sekali berbuat kerusuhan atau menjadi provokator. Sebab, mereka yang terbukti di lapangan melakukan tindakan provokatif akan ditindak tegas.

“Kalau memang ada pihak yang merasa dirugikan, ada korban, silahkan lapor. Kami akan tangani hal itu secara serius dan tuntas,” tandasnya.