Sesi foto setelah acara Rapat Komunitas Intelijen TNI AD se- Malang Raya, Jum'at (03/03) di Makorem 083
Sesi foto setelah acara Rapat Komunitas Intelijen TNI AD se- Malang Raya, Jum'at (03/03) di Makorem 083

MALANGTIMES - Perkembangan teknologi yang juga membuka dan menyuburkan berbagai permasalahan di masyarakat, khususnya di Malang Raya menjadi tantangan bagi jajaran Komunitas Intelijen Daerah (Kominda).

Berbagai langkah dilakukan untuk menyolitkan Kominda dalam mengatasi hal tersebut. Salah satunya melalui Rapat Kominda. Rapat ini merupakan forum komunikasi dan koordinasi unsur intelijen dan unsur pimpinan daerah di kota dan kabupaten yang anggotanya berasal dari berbagai unsur intelijen yang ada di daerah tingkat satu dan dua.

Baca Juga : Deretan Fakta Bentrok TNI Vs Polri di Papua yang Tewaskan 3 Anggota Polisi

"Tujuan adanya rapat ini agar ada persamaan visi dalam keterpaduan informasi diantara instansi yang ada. Intinya untuk menjawab berbagai permasalahan dalam masyarakat yang semakin berkembang dan bisa mengarah kepada retaknya kesatuan berbangsa dan bernegara," tutur Mayor Inf Teguh, Kasi Intel Korem 083, Jum'at (03/03).

Teguh juga menyampaikan dalam Rapat Kominda yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan pembekalan terhadap aparat intel di seluruh jajaran wilayah korem 083/bdj yang rencananya digelar tanggal 13 Maret sampai 17 Maret 2017 ini, saat ini menjadi semakin urgen untuk membangun dan menjaga soliditas petugas intelijen melalui pertukaran data atau informasi untuk menjawab semua permasalahan yang berkembang di masyarakat.

"Zaman telah berbeda dengan berbagai perubahan yang sangat cepat, terutama dalam permasalahan informasi dan data. Tanpa adanya sinergitas, kita sebagai benteng pertahanan negara akan mudah dihancurkan," tegas Teguh yang menambahkan acara ini juga sebagai sarana korektif dan antisipatif terhadap perkembangan situasi wilayah.

Urgennya soliditas di tubuh Intelijen TNI AD didasarkan pada fungsinya yaitu melakukan cegah dini dan deteksi dini dengan cara menyerap berbagai informasi dari tingkat yang paling bawah sampai atas.

Baca Juga : Putus Rantai Covid-19, Hipakad Kota Malang Bagi-Bagi APD hingga Disinfektan

"Tanpa adanya soliditas dan kesatuan maka informasi maupun data-data dari inteligen akan berpengaruh besar terhadap berbagai kebijakan di sektor yang jadi tugas TNI AD," pungkas Teguh.

Dalam rapat tersebut hadir pula Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0818 wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu Mayor Inf Budi Santoso yang di dampingi Pasi Ops Kodim 0818 Kapten Czi Supaat dan Danunit Intel Kodim 0818 Lettu Inf Didik Hartono.