Pasar Bareng Lantai Tiga Bakal Jadi Tempat Sektor UMKM

Feb 19, 2017 13:56
Wali Kota Malang HM.Anton (kanan) dan Kepala Dinas Perdagangan Wahyu Setianto (kiri) (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Wali Kota Malang HM.Anton (kanan) dan Kepala Dinas Perdagangan Wahyu Setianto (kiri) (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Lantai tiga dari bangunan Pasar Bareng nantinya akan dikonsep oleh Pemkot Malang melalui Dinas Perdagangan Kota Malang untuk diproyeksikan dalam menggalakkan sektor UMKM.

"Di atas ini memang kami khususkan untuk UMKM, saya memang sengaja minta satu ruangan besar untuk konsep UMKM. Diharapkan bisa membantu meningkatkan ekonomi, sekaligus nantinya kalau ada wisatawan bisa langsung mampir ke sini, karena memang dekat kawasan heritage Jalan Ijen," jelas Wali Kota Malang HM. Anton saat mengunjungi Pasar Bareng, Minggu (19/02/17).

Lanjut Anton, pemkot melihat disekitar Pasar Bareng banyak masyarakat kreatif yang membuat produk layak jual masih kesulitan dalam menjual produk-produknya.

"Masyarakat UMKM nantinya akan kita pindah di atas sini semua, PKL-PKL,  supaya nantinya lebih tertata, dan dalam pemasaran produknya bisa jauh lebih baik," ungkap Wali Kota Malang yang mendatangi Pasar Bareng bersama istrinya Umi Farida.

Lanjut Anton, natinya pedagang yang ada di depan pasar ini akan dibersihakan dan semuanya akan dipindah ke dalam pasar. Menurutnya akan cukup untuk menampung UMKM dan ditata supaya juga mendukung dalam jalannya operasional pasar.

"D idepan nantinya kan juga bisa dibuat parkir bis-bis masyarakat yang berkunjung ke Malang, melihat UMKM di pasar ini. Nantipokoknya PKL akan kita pindah di dalam supaya lebih bersih," ungkap Abah Anton begitu ia akrab disapa.

Anton juga menjelaskan, terkait pedagang sendiri, di Pasar Bareng berjumlah sekitar 254 pedagang, namun yang aktif hanya 64 pasca sebelum pembangunan.

"Namun setelah dibangun, mereka kembali lagi, ahliwarisnya mendaftar kembali untuk berjualan, kami masih melakukan perhitungan terkait kecukupan jumlah tempat berdagang di Pasar Bareng," pungkas Anton.

Topik
pasar barengsektor umkm

Berita Lainnya

Berita

Terbaru