AYOjek, Aplikasi Arek Malang yang Nggak Hanya Pesan Ojek

Jan 23, 2017 11:07
Inilah aplikasi ojek online AYOjek karya arek Malang Riski Febrianto. (via LINE)
Inilah aplikasi ojek online AYOjek karya arek Malang Riski Febrianto. (via LINE)

MALANGTIMES - Dunia kini mulai beralih ke serba digital. Hampir seluruh kota di Indonesia diduduki GOjek. Tukang ojek hijau yang dipesan lewat aplikasi itu seolah memperkuat bahwa kita sedang di era apa saja tinggal tekan tombol pada smartphone. 

GoJek sudah lama hadir di Malang. Kini, Grab dan Uber Indonesia siap meramaikan transportasi berbasis aplikasi online. Tunggu dulu. Jangan lupakan tuan rumah yang ternyata juga punya moda transportasi berbasis online itu lho. 

Baca Juga : Sistem Keamanan Rendah, Data Pribadi Rentan Bocor Saat Rapat Online Pakai Zoom

Bila pembaca setia dengan media online ini, Anda pasti sudah baca artikel kami seputar Ojek Baper, aplikasi ojek online karya mahasiswa Malang. Masih sama seperti Ojek Baper, ada pula aplikasi AYOjek yang tidak sekedar bisa pesan ojek online. Oh ya?

Kepada MALANGTIMES, owner dan founder AYOjek Riski Febrianto menjelaskan bahwa ada banyak fitur layanan AYOjek. Ada yang dapat memesan makanan lewat fitur AYOmakan dan pengiriman lewat AYOkirim.

Riski juga mengaku AYOjek memiliki fitur lain untuk yang ingin pesan tiket nonton bioskop melalui aplikasi AYOnonton dan AYOtiket. 

Layanan lain yang tak kalah menarik adalah AYOsehat untuk yang sakit dan sedang membutuhkan obat. Ada juga layanan AYObelanja untuk yang ingin mendapatkan kebutuhan belanja, baik lewat pasar maupun mal. 

AYOjek tentu tidak dibangun tiba-tiba. Mulai tahun 2015 silam, Riski jungkir balik membangun AYOjek. Aplikasi transportasi berbasis LINE ini awalnya hanya punya tujuh orang driver saja. 

Ia lantas menceritakan suka duka membangun AYOjek. "Mereka komunikasinya lucu-lucu. Ada yang tiap order namanya diganti-ganti pakai nama artis. Ada yang order sambil curhat," cerita Riski kepada MALANGTIMES, Senin (23/1/2017).

Tentu tidak saja cerita suka yang ia lalui. Riski pun diuji. "Sering sedih dulu waktu banyak order gagal diterima karena driver tidak mencukupi di awal-awal, tapi sekarang sudah teratasi," kata dia. "Trus karena pelanggan bukan cuma sekadar angka pemasukan, tapi jadi teman chat juga," lanjutnya. 

Baca Juga : Butuh Bantuan Polisi, Download Saja Aplikasi Ini, Ada Infromasi DPO Juga di Dalamnya

Ada pelanggan ibu-ibu yang minta dijemput buru-buru karena anaknya kecelakaan di Kabupaten Malang. "Masih banyak lagi karena kenal lebih personal dengan pelanggan pada akhirnya," akunya. 

Lantas bagaimana Riski menghadapi persaingan mode transportasi online di Malang?

"Sejak berdiri sampai sekarang demand tumbuh cukup pesat. Waktu GOjek pertama masuk, nggak ada dampaknya yang terlalu terasa. Tapi waktu mereka turun tarif minimumnya, sangat berasa. Tapi cuma seminggu. Setelah itu normal dan bahkan order lebih banyak lagi," ujarnya. 

Tidak saja AYOjek dengan berbagai layanan superlengkap, Riski juga mulai mengembangkan AYOmobil yaitu taksi online yang ternyata juga banyak pelanggan. (*)

Topik
ayojekaplikasi arek malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru