Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Siap Luncurkan Aplikasi Pertanian

Jan 19, 2017 16:24
Tampilan aplikasi online berbasis masyarakat di bidang pertanian SI CAMBANG hasil karya Kadis TPHP, Nasri Abdul Wahid (screen shoot foto Nana/MalangTIMES)
Tampilan aplikasi online berbasis masyarakat di bidang pertanian SI CAMBANG hasil karya Kadis TPHP, Nasri Abdul Wahid (screen shoot foto Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dipandegani seorang Dosen Teknik Sipil, Nasri Abdul Wahid,  Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malang sedang menyiapkan  aplikasi online berbasis masyarakat di bidang pertanian.

Baca Juga : Keren! Ini Robot untuk Sterilisasi dan Disinfeksi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Aplikasi Online Berbasis Masyarakat ini secara langsung dibuat oleh Nasri yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang Informasi Teknologi.

"Beberapa aplikasi sedang terus saya buat. Sebagian sudah selesai seperti aplikasi SI CAMBANG ini," terangnya sambil memperlihatkan aplikasi tersebut kepada MalangTIMES melalui telepon pintarnya, Kamis (19/01) di ruang kerjanya.

Aplikasi SI CAMBANG singkatan dari Sistem Informasi Cabe Merah dan Bawang ini, nantinya digunakan untuk memantau berbagai perkembangan dua jenis produk pertanian ini.

"Saat program ini terinstall, maka si pemakai bisa melihat apapun yang berkaitan dengan dua jenis produk tersebut,"kata Nasri yang mencontohkan saat petani atau masyarakat menginstall program ini, dia bisa melaporkan berbagai hal langsung di lapangan tentang cabai dan bawang ini.

"Bisa tentang harganya, wabah hama yang menyerang, produksi, luas lahan dan lainnya," imbuhnya yang mempertegas aplikasi online pertanian ini merupakan upaya Dinas TPHP sebagai wujud transparansi sekaligus corong informasi bagi berbagai pihak.

"Selain SI CAMBANG, aplikasi lain juga siap untuk dioperasikan sesuai dengan jenis produksi pertanian yang ada,"lanjut Nasri.

Baca Juga : Keren! Ini Robot untuk Sterilisasi dan Disinfeksi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Berbagai aplikasi online berbasis masyarakat di bidang pertanian ini juga telah diuji cobakan di Dirjen Kementerian Pertanian, Jakarta.

"Sudah saya sampaikan dan diuji coba oleh Dirjen, tetapi yang utama aplikasi ini untuk membantu petani di tingkat lapangan serta kami di dinas," tutur Nasri yang juga memperlihatkan aplikasi lainnya yang sedang terus disempurnakan kepada MalangTIMES.

Sebelum merancang aplikasi pertanian, Nasri juga telah sukses merancang aplikasi dibidang perikanan dan kelautan saat dia menjabat sebagai kepala dinasnya.

"Sistemnya sama yaitu program berbasis informasi masyarakat dan ini sangat efektif bila digunakan mencermati berbagai kondisi yang berhubungan dengan bidang di aplikasi itu,"pungkas Nasri.

Topik
Dinas Tanaman Panganaplikasi pertanian

Berita Lainnya

Berita

Terbaru