Promoter Kepolisian Dipacu, Masyarakat Menunggu Dampaknya

Jan 17, 2017 12:31
Coffee morning sebagai upaya Polres Malang perkenalkan promoter kepada tokoh masyarakat di Mapolres Malang, Selasa (17/01).
Coffee morning sebagai upaya Polres Malang perkenalkan promoter kepada tokoh masyarakat di Mapolres Malang, Selasa (17/01).

MALANGTIMES - Istilah promoter (profesional, modern, dan terpercaya) yang didengungkan kepolisian sebagai bagian dari program Kapolri Jenderal Tito Karnavian mungkin masih sedikit asing di telinga masyarakat.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Paling tidak, hal itu disampaikan warga Dilem, Kepanjen, Rusmantoro (41). Dia mengatakan belum begitu familiar dengan istilah tersebut. "Kurang kenal tentang istilah tersebut (promoter). Saya tahunya bahwa sekarang polisi lebih humanis," katanya, Selasa (17/01).

Promoter yang dicanangkan kapolri memang masih berusia belia, yaitu baru sekitar pertengahan 2016. Jenderal Tito Karnavian sendiri dilantik 13 Juli 2016 oleh Presiden Joko Widodo.

"Masih berjalan belum lama, tetapi kami yakin seluruh anggota siap melaksanakan program promoter tersebut," kata Kapolres Malang  AKBP  Yade Setiawan Ujung.

Bagi masyarakat yang diwawancarai MALANGTIMES, program  pemerintah dan dengan nama apa pun, khususnya di kepolisian, akan disambut baik. Apalagi kalau program itu demi kebaikan masyarakat.

"Kami sambut baik, Mas. Apa pun nama programnya. Semoga kepolisian memang semakin baik dalam melayani dan melindungi masyarakat. Kami tunggu program-programnya," ujar Surahman Wibowo (34), warga Gondanglegi saat ditemui di Mapolres Malang.

Senada dengan pernyataan tersebut, Irawan (41), warga Jatikerto, Kromengan, berharap dengan adanya promoter, kesan polisi yang identik dengan "pemilik kekuasaan saat terjadi permasalahan" hukum berubah.

"Sampai ada istilah di masyarakat, jangan sampai segala urusan bersinggungan dengan kepolisian. Pasti semakin ruwet. Semoga itu telah berubah sekarang," ucap Irawan.

Promoter yang berisi tentang  10 program dan 1 quick wins prioritas kapolri yang telah ditetapkan dan dijalankan di seluruh Indonesia adalah sebagai berikut :

(1) Pemantapan reformasi internal Polri

(2) Peningkatan pelayanan publik yang lebih mudah bagi masyarakat berbasis TI

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

(3) Penanganan kelompok radikal prokekerasan dan intoleransi yang lebih optimal

(4) Peningkatan profesionalisme Polri menuju keunggulan

(5) Peningkatan kesejahteraan anggota Polri

(6) Tata kelembagaan, pemenuhan proporsionalitas anggaran dan kebutuhan sarpras

(7) Membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas

(8) Penguatan harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban)

(9) Penegakan hukum yang lebih profesional dan berkeadilan

(10) Penguatan pengawasan

(11) Quick wins Polri

Topik
Tito KarnavianKapolres Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru