Antusias Saksikan Nasib Timnas, Mahasiswa UB pun Nobar di Kereta Api

Dec 17, 2016 21:33
Penumpang kereta api Jayabaya antusias menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand melalui laptop dengan cara streaming, Sabtu (17/12/2016). (Foto : Rully Novianto/MalangTIMES)
Penumpang kereta api Jayabaya antusias menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand melalui laptop dengan cara streaming, Sabtu (17/12/2016). (Foto : Rully Novianto/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Euforia pertandingan Tim Nasional Indonesia melawan Thailand dalam final leg kedua Piala AFF 2016 di Rajamangala, Bangkok, Sabtu, (17/12/2016), malam ini terasa kuat.

Terbukti, banyak masyarakat memilih nonton bareng (nobar) untuk bisa menyaksikan kehebatan Timnas.

Baca Juga : Ngalam Ngerock Kembali, 4 Maret 2020 God Bless Bakal Guncang Bumi Arema

Tidak hanya ramai di cafe, hotel, rumah dan mall, nobar pun berhasil digelar di dalam kereta api ekonomi Jayabaya Jurusan Pasar Senin - Stasiun Malang Kota Baru.

Salah satu penumpang yang berstatus mahasiswa Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Brawijaya Universitas Brawijaya, Astinggara Yahya Febrianto, mengatakan, bahwa hampir seluruh penumpang gerbong 6 Jayabaya antusias nobar tim kebangaan Indonesia melalui laptop salah satu penumpang dengan cara streaming.

Alhasil, walaupun ukuran layar laptopnya kecil, 14 inci, namun puluhan penumpang tumpek blek menyaksikan siaran langsung perjuangan Timnas melawan Timnas Thailand.

"Tak ada rotan, akar pun jadi, nggak ada tv, laptop pun jadi," ucap Yahya sambil tersenyum.

Mahasiswa asal Bojonegoro ini pun mengatakan, tidak hanya penumpang yang antusias ikut nobar, Polisi khusus kereta api (Polsuska) pun ikut menonton, membaur bersama penumpang lainnya.

"Tidak hanya penumpang mas, Polsuska juga ikut nonton sambil mengawasi keamanan, antisipasi pelaku pencurian," imbuh Yahya.

Baca Juga : KKN di Desa Penari Akan Tayang di Bioskop, Tonton Teasernya di Sini

Namanya juga nobar, teriak sorakan penonton akan selalu terdengar, namun berbeda dengan penumpang Jayabaya, teriakan sering terdengar bukan karena serunya pertandingan, melainkan lemahnya sinyal provider, sehingga mengganggu streaming, dan membuat siaran tersendat - sendat, terutama saat melewati terowongan.

"Penumpang banyak yang sorak, bukan sorak karena serunya pertandingan, tapi sinyalnya putus - putus," ujar Yahya sambil tertawa.

Yahya bersama beberapa temannya satu jurusan, memilih transportasi kereta api setelah melakukan penelitian di Balai  Agroklimat dan Hidrologi, Cimanggu, Bogor.

Saat akan kembali ke Malang sore tadi. dirinya sempat kecewa, mengira tidak bisa nobar di kereta api, namun saat salah satu penumpang mengelurkan laptop dan kekecewaannya seketika hilang, karena bisa menyaksikan Timnas berlaga menghadapi Thailand.

Topik
Nobar Indonesia VS Thailand AFF SUZUKI CUP 2016

Berita Lainnya

Berita

Terbaru