Keamanan Terjamin, Rusunawa Buring 2 Dilengkapi 42 CCTV

Dec 16, 2016 14:27
Kepala UPT Rusunawa DPUPPB Kota Malang Damhudi. (foto imam syafii)
Kepala UPT Rusunawa DPUPPB Kota Malang Damhudi. (foto imam syafii)

MALANGTIMES - Penghuni Rumah Susun Sederhana (Rusunawa) Buring 2 tidak perlu khawatir soal keamanan. Soalnya, rusunawa yang berlokasi di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, itu dilengkapi 42 kamera CCTV untuk pemantauan aktivitas dalam menjamin kenyamanan dan keamanan penghuni.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Rusunawa Buring 2 baru diresmikan Wali Kota Malang H M. Anton Rabu (14/12) lalu. Rusunawa tersebut diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) guna mengurangi kawasan kumuh di Kota Malang.

Kepala UPT Rusunawa DPUPPB Kota Malang Damhudi mengatakan rusunawa ini dibekali beberapa fasilitas untuk para penghuni agar mereka mendapat kenyamanan dan keamanan lebih baik.

Bukan hanya itu. Hunian sederhana yang memiliki 5 lantai dan 98 kamar ini harganya sangat murah sehingga mudah dijangkau para penghuni. Harganya sangat bervariasi, mulai Rp 100 ribu hingga Rp 175 ribu per bulan.

Dia menjelaskan, dari puluhan kamar, sekitar ada 3 kamar yang memang dikhususkan bagi penghuni difabel. Letak kamar difabel berada di lantai dasar dengan harga sewa Rp 100 ribu per bulan.

"Harga sewa lantai 2 Rp 175 ribu, lantai 3 Rp 150 ribu, lantai 4 Rp 125 ribu, dan lantai 5 harga Rp 100 ribu per bulan. Setiap lantai terdiri 24 kamar hunian,"kata Damhudi.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

Untuk pembangunan rusunawa dari bantuan Kementerian PUPR itu, tercatat sekitar 900 warga MBR yang membutuhkan hunian. Namun, Rusunawa Buring 2 hanya menampung 98 keluarga.

"Sebenarnya masih banyak warga MBR yang membutuhkan tempat tinggal. Maunya kami ingin menampung mereka semua yang mayoritas hidupnya di bantaran sungai dan rel, tapi terhambat dengan lahan Malang yang semakin sempit," kata Damhudi.

Penghuni Rusunawa Buring 2 saat ini tercatat sekitar 50 persen berasal dari masyarakat kota yang hidup di bantaran sungai. Sebagian lainnya warga di Kecamatan Kedungkandang yang membutuhkan hunian. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
KepalaUPTRusunawaDPUPPBKotaMalang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru