Permendagri tahun depan bakal menambah Kartu Indonesia Anak (KIA) di 50 kabupaten/kota. (foto istimewa)
Permendagri tahun depan bakal menambah Kartu Indonesia Anak (KIA) di 50 kabupaten/kota. (foto istimewa)

MALANGTIMES - Daerah wajib Kartu Indonesia Anak (KIA) bakal bertambah. Sesuai dasar hukum penerbitan KIA dari Permendagri Nomor 2 Tahun 2016, tahun depan daerah wajib KIA ditambah di 50 kabupaten/kota. Peraturan penambahan KIA ini diperuntukkan bagi anak berusia satu hingga tujuh belas tahun.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, 50 daerah yang wajib menerapkan KIA tahun depan dipilih berdasarkan beberapa kriteria. "Di antaranya karena daerah tersebut adalah kawasan yang 75 persen anak-anaknya telah memiliki akta kelahiran," jelasnya.

Menurut dia, tahun ini sudah 58 daerah yang menerapkan KIA dan tahun depan ada penambahan 50 daerah lagi. Penyelenggaraannya akan menggunakan dana anggaran pusat.

"Namun daerah yang sudah siap dengan APBD-nya sudah bisa melaksanakan sesuai Permendagri Nomor 2 Tahun 2016," ungkap Zudan. Tahun ini Kemendagri menargetkan pemberian KIA bagi 5 juta anak di 58 daerah. 

Zudan menyatakan, penerbitan KIA akan terus dilakukan hingga seluruh anak Indonesia memiliki kartu tersebut. "Nantinya, KIA dapat berganti menjadi KTP jika seorang anak telah mencapai umur 17 tahun," ucapnya.

KIA memuat informasi yang hampir serupa dengan KTP. Bedanya, KIA akan memuat nomor kartu keluarga, nama kepala keluarga, nomor akta kelahiran, dan kewarganegaraan. Kolom kewarganegaraan akan dicantumkan karena KIA juga diberikan kepada anak warga negara asing. (*)