Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija (Foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija (Foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Milomir Seslija hampir mencapai garis finish setelah menjalani TSC 2016 bersama Arema Cronus. Sampai saat ini tim besutannya itu berhasil mengumpulkan poin 63 dari 33 pertandingan.

Banyak suka duka dari pelatih asal Bosnia Herzegovina itu. Ia mengakui bahwa tim yang pernah dilatih, sangat berbeda dengan saat ia menahkodai tim kebanggaan Aremania itu.

"Melatih Arema tidak mudah, ada tekanan dari Aremania. Tapi Arema berbeda dengan tim lain yang pernah saya latih," ucap Milo.

Milo juga mengatakan kalau timnya mengalami kekalahan, itu disebabkan karena banyaknya pemain yang absen di pertandingan. Namun ia juga tak mengelak timnya pernah bermain buruk.

Terlepas dari itu, Milo berujar belum ada tim di Indonesia yang secara total mengalahkan Arema, baik secara teknis maupun taktis.

"Jujur, kadang kami kalah karena main buruk, kadang juga kalah karena kehilangan pemain. Tapi sepanjang musim ini, tidak ada tim yang benar-benar membuat Arema bertekuk lutut baik secara teknis dan taktis," papar Milo.

Selain itu Milo sedikit membahas tim pesaing yang sekarang berada di posisi puncak klasemen TSC 2016, yaitu Persipura Jayapura.

Menurut dia Persipura memang bisa membobol gawang Arema Cronus di kandang 2 kali, namun ia tak begitu respect dengan pencapaian tim Mutiara Hitam itu. Ia menyebut Arema Cronus yang layak jadi juara TSC 2016.

"Persipura yang bisa bobol kandang Arema 2 gol, tapi Persipura tidak jujur. Mereka juara palsu, Arema yang juara sebenarnya. Tapi saya bangga dengan pencapaian tim saya, setidaknya kita bisa finish dengan baik di akhir musim ini," kata Milo.