Kota Malang Meraih Juara I PUPR Pusat 2016

Dec 07, 2016 15:48
Kabid Perumahan dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PTR DPUPPB) Kota Malang, Ir. Didik Setyanto, Sekretaris DPUPPB Kota Malang, Dra Nunuk Sri Rusgyanti (Dari kiri) (Foto: Muslimin/ MalangTIMES)
Kabid Perumahan dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PTR DPUPPB) Kota Malang, Ir. Didik Setyanto, Sekretaris DPUPPB Kota Malang, Dra Nunuk Sri Rusgyanti (Dari kiri) (Foto: Muslimin/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Penghargaan yang diterima Pemerintahan Kota Malang silih berganti. Kali ini, Kota Pendidikan tersebut menorehkan prestasi terpilih menjadi Juara 1 dalam Penghargaan Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat PUPR Pusat Tahun 2016.

Penghargaan tersebut akan diserahkan pada Kamis, (8/12/2016) di Jakarta.

Dalam event ini, Dinas PUPR Kota Malang mengusung tema 'Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur'. Sebelumnya, DPUPR Kota Malang berhasil menyisihkan kontestan dari Kota Surabaya, Jogyakarta dan Balikpapan.

Baca Juga : Semarak 70 Tahun Koperasi, Abah Anton Lepas 600 Peserta Gerak Jalan

Dalam sambutanya Kepala Bidang Perumahan dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PTR DPUPPB) Kota Malang, Ir. Didik Setyanto MM menyampaikan prestasi ini menjadi spirit bagi seluruh warga Kota Malang untuk terus berbenah dan memperbaiki pembangunan infrastruktur permukiman, khususnya pada kawasan kumuh yang ada di Kota Malang.

"Kami tidak malu mengajak seluruh elemen masyarakat, Dosen maupun mahasiswa untuk selalu membuat ide dan berkreasi dalam membangun Kota Malang bebas kawasan kumuh,'' kata Didik saat menjadi narasumbur dalam acara Penyusunan Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) di Hotel Grand Palace pada (30/11/2016) lalu.

Didik menjelaskan Pemerintah Kota Malang sudah menyulap kawasan kumuh menjadi kawasan bersih lingkungan seperti Kampung Glintung di Rw 23 Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing.

''Awalnya kawasan itu, terkenal dengan kampung banjir. Tapi kini dengan Ide seorang Dosen Universitas Brawijaya menjadi Kampung Go Green, kampung dengan penggalakan visi menabung air dengan biopori yang mereka tanam di tanah,'' terangnya.

Baca Juga : Wali Kota Nonsan Korea Selatan Gandeng Kota Malang

Terbukti, sekarang hasilnya kampung tersebut, nampak cantik, indah dan sudah tidak banjir lagi. Dimana, Kampung Glintung ini, mengepakkan sayapnya ke kancah internasional mewakili Kota Malang untuk Indonesia, dalam ajang lomba International Urban Global Award 2016 di Ghuangzhu Cina.

Ajang ini, diikuti 15 Kota terbaik di seluruh dunia. Selain itu, juga ada Kampung Warna-warni dan Kampung Tridi, yang dulunya juga kumuh dan tidak teratur.

''Tapi sekarang dengan ide beberapa mahasiswa kampung menjadi kampung yang indah, dengan cat dan lukisan Warni-warni. Akhirnya kampung ini menjadi objek yang mendatangkan wisatawan,'' katanya.

Menurut dia, bukan hanya wisatawan lokal saja tapi juga wisatawan dari berbagai mancanegara.

''Ini juga yang mendukung untuk Kota Malang menjadi Juara 1 dari peserta kampung-kampung di daerah lainnya,'' terang Didik.

Topik
puprdpuprKota MalangUniversitas Brawijaya
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru