Sinergikan Program, Bupati Imbau Desa Ikut Entaskan Kemiskinan

Dec 01, 2016 19:19
 Tito Fibrian, Camat Sumberpucung saat menjelaskan bahwa desa mampu mempercepat keberhasilan pengentasan kemiskinan, Kamis (01/12/2017) (Foto : Nana/MalangTIMES)
Tito Fibrian, Camat Sumberpucung saat menjelaskan bahwa desa mampu mempercepat keberhasilan pengentasan kemiskinan, Kamis (01/12/2017) (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Target mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Malang, terutama di wilayah perdesaan menjadi sulit kalau mengandalkan dana daerah semata.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Kondisi inilah yang membuat Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna mengimbau seluruh desa melalui kecamatan untuk ikut serta mengentaskan kemiskinan dengan dana yang kini masuk ke rekening desa.

"Prioritas pembangunan bidang pariwisata, lingkungan hidup dan pengentasan kemiskinan memang sudah saatnya dipercepat oleh desa-desa yang ada,"kata Tito Fibrian, Camat Sumberpucung, Kamis (30/11/2016) di ruang kerjanya.

Tito juga menyatakan bahwa hal tersebut merupakan imbauan Bupati agar tercipta sinkronisasi pembangunan antara daerah dan desa.

Penekanan program kerja bedah rumah maupun jambanisasi dan bank sampah, menjadi prioritas di tahun 2017.

"Menyisihkan dana miliaran yang masuk desa untuk program berkelanjutan tersebut, saya rasa tidaklah berat,"ujar Tito yang menjelaskan juga bahwa nantinya data kemiskinan akan dikoordinasikan dengan Bappeda dan Biro Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

"Agar data valid dan peruntukannya sesuai dengan kondisi nyata di desa-desa. Jangan sampai kasus salah sasaran terulang lagi,"tegasnya.

Sebagai informasi, rata-rata desa di tahun 2017 akan menerima transfer dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp. 600 juta lebih.

"Ditunjang dengan Alokasi Dana Desa (ADD) sekitar Rp. 400 juta dan lainnya, desa rata-rata akan mendapat dana Rp 1 Miliar lebih. Jauh lebih banyak dari tahun 2016," terang Tito.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
KemiskinanBupatiRendradesa

Berita Lainnya

Berita

Terbaru