Edi Purwinarton Pelaksana Harian Komda Lansia Jatim (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Edi Purwinarton Pelaksana Harian Komda Lansia Jatim (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMESĀ - Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi serta penggalian data terkait lansia yang nantinya akan dilakukan pembinaan.

Baca Juga : Draft Sudah Final, Besok Pemkot Malang Ajukan PSBB

Mengingat, selama ini sebenarnya banyak lansia yang potensial, dengan melakukan pertemuan dengan kelembagaan lansia seperti PWRI, Legiun Veteran dan lainnya.

Edi Purwinarto selaku Pelaksana Harian Komda Lansia Jatim mengatakan, usia harapan hidup selalu bergeser meningkat mendekati 71 tahun, dari sebelumnya yang hanya 66 tahun. Ini merupakan program tahunan yang sasaran aksinya kepada lansia dengan mendapat delapan layanan.

"Dari data lansia yang diberikan Badan Pusat Statistik (BPS), kita akan data lansianya dan akan dimasukan dalam program pembinaan yang dibuat pemerintah agar menjadi lansia yang potensial," tandasnya.

Ia juga menyebutkan, delapan layanan yang nanti akan diberikan kepada lansia adalah yang pertama tentang keagamaan dan mental spiritial, lalu kesehatan jasmani maupun rohani. Ketiga adalah layanan pendidikan dan pelatihan karena memang banyak lansia yang masih potensial, fasilitasi lapangan pekerjaan, sarana dan prasarana umum, layanan dan bantuan hukum.

Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan

Selanjutnya yang ke tujuh adalah layanan bantuan sosial dan ke delapan perlindungan sosial. "Jadi setelah pelatihan, kami akan fasilitasi pekerjaan,. Namun di sini pekerjaannya adalah informal, seperti wirausaha dan lainnya," tandasnya.

Untuk data lansia sendiri data sebelumnya menyebut, ada sekitar 4 juta 400 ribu di tingkat Jatim dari 11 daerah Kabupaten/Kota yang terdata.


"Mereka yang tak potensial atau terlantar yang sering menimbulkan permasalah, oleh karenanya Komda Lansia ini akan mengkondinir terkait pembinaan lansia," pungkasnya.