Digenjot, 2019 Kota Malang Bebas Kumuh

Nov 15, 2016 18:59
Kepala DPUPPB Kota Malang Jarot Edy Sulistyono (Foto: Muslimin/ MalangTIMES)
Kepala DPUPPB Kota Malang Jarot Edy Sulistyono (Foto: Muslimin/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Program unggulan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang yakni KOTAKU atau Program Kota Tanpa Kumuh terus digenjot.

Baca Juga : Semarak 70 Tahun Koperasi, Abah Anton Lepas 600 Peserta Gerak Jalan

Kepala DPUPPB Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono mengungkapkan dua tahun berjalan, progres program KOTAKU tergolong baik sehingga diharapkan tahun 2019 mendatang tidak ada lagi kota kumuh. 

Jarot menerangkan di tahun 2019 nantinya luas kawasan kumuh Kota Malang telah berkurang drastis. "Apabila sudah tidak ada lagi kawasan kumuh, kita dapat membantu meningkatkan penghasilan masyarakat rendah," kata Jarot saat ditemui MalangTIMES di Sosialisasi Program KOTAKU di Hotel  Sahid Montana Malang, Selasa (15/11/16). 

Sosialisasi KOTAKU dihadiri oleh Camat, Lurah, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan Forum Kota (FORKOT) se Kota Malang.

Dalam acara tersebut Jarot menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang mendukung program KOTAKU diantaranya LPMK, BKM dan FORKOT. "Terima kasih selalu menjadi mitra dan pendamping DPU untuk mengentas perkumuan," ucapnya. 

Baca Juga : Wali Kota Nonsan Korea Selatan Gandeng Kota Malang

Program KOTAKU tidak hanya sekedar sosialiasi. Jarot menjelaskan akan ada Detail Engineering Design (DED) di tiap kelurahan. "Setelah terbentuk DEDnya kira-kira kebutuhan anggaran sanitasinya berapa, perkumuhan berapa, air bersih berapa kita coba bagi dan kolaborasikan," ujarnya.

Kolaborasi ini misalkan air bersih ditangani oleh LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan), sanitasi oleh BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) , infrastruktur ditangani oleh DPUPPB Kota Malang.

"Kalau DEDnya sudah selesai, mohon nantinya PU dikasih dokumen DEDnya sehingga kita coba mencarikan dana- dana dari pemerintah pusat, provensi maupun pemerintah Kota Malang sendiri, saya yakin itu bisa terwujud ketika kita berkolaborasi, saling mengisi dan selalu berbuat baik untuk masyarakat Kota Malang," tutup Jarot. (*)

Topik
Malang Bebas Kumuh Program KOTAKU Kota Malang Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru