Bupati Ingatkan Triple Burden di Hari Kesehatan Nasional

Nov 15, 2016 16:39
Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna saat meninjau mobil ambulance dan mobil jenazah Puskesmas dalam HKN 2016 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Selasa (15/11/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)
Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna saat meninjau mobil ambulance dan mobil jenazah Puskesmas dalam HKN 2016 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Selasa (15/11/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 52 di Stadion Luar Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang, Selasa (15/11) mengajak seluruh tenaga kesehatan  menjawab tantangan masalah kesehatan Triple Burden.

Triple Burden merupakan masalah kesehatan yang kini mulai kembali merebak dalam masyarakat yaitu masih tingginya penyakit inspeksi, meningkatnya penyakit tidak menular dan munculnya kembali penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi.

"Triple Burden ini menjadi tantangan kesehatan saat ini. Karena itu saya meminta seluruh petugas kesehatan mengatasinya," kata bupati kepada seluruh peserta yang hadir.

Selain hal tersebut, Rendra Kresna juga menyampaikan tema HKN ke-25 yaitu Indonesia Cinta Sehat dengan sub tema Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat dimaksudkan untuk membangkitkan kembali pesan-pesan kesehatan, bahwa sehat itu harus dijaga, bergaya hidup sehat, berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional.

"Nantinya akan terbangun kemandirian masyarakat yang sadar akan kesehatan untuk Indonesia yang kuat," imbuhnya.

Konteks Triple Burden yang diamanatkan Menteri Kesehatan dalam HKN yang dibacakan Bupati Malang adalah contoh bahwa cinta kesehatan semakin menipis di masyarakat.

"Ini perlu kita waspadai bersama dan diperlukan upaya pendekatan promotif dan preventif yang sangat efektif, untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan tersebut," kata bupati yang juga mengatakan bahwa  pada dasarnya pencegahan penyakit menular maupun tidak menular sangat tergantung pada perilaku individu.

"Maka tumbuhkan dulu cinta, terutama bagi tenaga kesehatan dalam bekerja. Karena dengan cinta keluhan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan bisa diminimalisir," tegas Bung Rendra yang juga mengatakan kalau pelayanan tenaga medis banyak dikeluhkan masyarakat, maka cinta kesehatan akan semakin hilang.

Selain hal tersebut, bupati juga berharap bahwa kegiatan HKN ini tidak menjadi kegiatan rutin semata akan tetapi harus ada nilai-nilai yang diemban, setidak-tidaknya merupakan momentum yang dipakai untuk mengajak masyarakat berperilaku hidup sehat.
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
BupatiMalangRendraKresnaPeringatanharikesehatanNasional

Berita Lainnya

Berita

Terbaru