Program Desaku Menanti, Warga Digencarkan Pembinaan Kesejahteraan Lebih Baik

Nov 14, 2016 06:40
Kepala Dinas Sosial Kota Malang Sri Wahyuningtyas. (foto imam syafii)
Kepala Dinas Sosial Kota Malang Sri Wahyuningtyas. (foto imam syafii)

MALANG - Apa tindak lanjut Program Desaku Menanti setelah diresmikan Kementerian Sosial Republik Indonesia? Kepala Dinas Sosial Kota Malang Sri Wahyuningtyas menyampaikana, warga binaan yang bertempat di Desaku Menanti Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, bisa mengubah mindset dan menyejahterakan perekonomiannya.

"Para warga binaan di desa itu bisa mengubah mindset-nya untuk mengembangkan kesejahteraan perekonomiannya," ungkap Sri.

Pejabat yang akrab disapa Yuyun ini menerangkan, mengubah mindset dalam arti mereka akan terus diberi pembinaan. Pembinaannya melalui kreativitas yang memiliki nilai jual ekonomi.

"Mereka diberi pembinaan dan sosialisasi oleh dinsos untuk mengembangkan usaha dan bisnis. Mereka sudah membuat produk olahan dari makanan dan minuman seperti telur asin, sari jagung, dan susu kedelai," ucapnya.

Menurut Yuyun, dalam Program Desaku Menanti ini, pembangunan menelan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar untuk menampung warga yang berlatar belakang pengemis dan pengamen. Di bangunan yang menelan waktu pengerjaan enam bulan itu, tercatat sekitar ada 40 Kartu Keluarga yang terdiri atas 114 jiwa dan 16 kamar mandi umum. 

"Mereka menggunakan fasilitas rumah yang berisi satu kamar tidur, almari, meja, kursi dan tempat tidur. Satu rumah bisa ditempati 5 orang, terdiri anak dan suami istri," kata dia.

Yuyun juga menyinggung penjaringan gepeng yang akan menempati Desaku Menanti. Sebelumnya, dinsos mengumpulkan para gelandangan dan pengemis yang ingin berubah lebih maju. 

"Awalnya kami ada penjaringan dari 80 KK dan yang masuk verifikasi kriteria ada 40 KK yang menempati desa tersebut," ucapnya.

Ke depan, Dinsos Kota Malang akan mengembangkan program pembinaan secara khusus kepada warga gepeng yang menempati Desaku Menanti tersebut. Namun desa tersebut masih terkendala dengan air yang selama ini air disuplai dari tangki air setiap hari. (*)

Topik
Desaku MenantiDinas SosialKota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru