Menengok Peristiwa 10 November 1945 Lewat Film Animasi

Nov 11, 2016 12:42
Film Battle of Surabaya rilisan 2015 karya anak bangsa ini akan melengkapi Hari Pahlawan 10 November (Foto Istimewa)
Film Battle of Surabaya rilisan 2015 karya anak bangsa ini akan melengkapi Hari Pahlawan 10 November (Foto Istimewa)

MALANGTIMES - Sejarah perlawanan arek-arek Surabaya dalam peristiwa 10 November 1945 di angkat secara mengagumkan oleh  MSV (Mataram Surya Vision) yang merupakan perusahan dibawah naungan STMIK AMIKOM YOGYAKARTA melalui film animasi berjudul Battle Of Surabaya.


Film yang rilis tahun 2015 ini dan disutradarai Aryanto Yuniawan terbilang mengagumkan, karena sanggup menembus pasar global dan meraup berbagai penghargaan nasional maupun internasional. 

Film berlatar belakang sejarah ini menceritakan kisah pemuda yang memiliki jiwa spontan, berani dan bertanggung jawab yang bernama Musa yang hidup di era kolonialisme Jepang.
Musa dalam cerita merupakan kurir surat dan kode-kode rahasia yang dikombinasikan dengan lagu-lagu keroncong dari 'Radio Pemberontakan Rakyat Indonesia' yang didirikan Bung Tomo. 
Cerita di buka dengan visualisasi dahsyat dari pemboman kota Hiroshima oleh Sekutu yang menandakan menyerahnya Jepang. "Indonesia merdeka, itu yang kudengar di RRI, Jepang menyerah!!" kata Musa.


Tetapi langit Surabaya kembali merah dengan peristiwa Insiden Bendera dan kedatangan Sekutu yang ditumpangi oleh Belanda. 
Belum lagi gangguan oleh beberapa kelompok pemuda 'Kipas Hitam' yang dilawan oleh 'Pemuda Republiken'. 
Residen Sudirman, Gubernur Suryo, Pak Moestopo, Bung Tomo dan tokoh-tokoh lain membangkitkan semangat arek-arek Suroboyo dan pemuda Indonesia bangkit melawan penjajahan.


Berbagai peristiwa penuh aksi heroik dan drama tersuguh dengan apik dalam Battle of Surabaya. 
Laiknya film, Battle of Surabaya yang merupakan cerita adaptasi dari peristiwa 10 November 1945 Surabaya, tentunya juga disisipi tokoh-tokoh fiktif selain tokoh-tokoh nyata.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020


Tokoh-tokoh fiktif yang sengaja dibuat dimaksudkan untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Pesan perang tentang semangat, cinta tanah air, dan perdamaian. 
Dengan para pemain yang mengisi suara tokoh-tokoh dalam film seperti Alejandro Esteban, Artha Tria, Jason Williams, Sujiwo, Suyik, Maudy Ayunda, Reza Rahadian akan melengkapi Hari Pahlawan anda.

Topik
film STMIK AMIKOM YOGYAKARTAFilm 10 novemberFilm Battle of Surabaya Indonesia

Berita Lainnya

Berita

Terbaru