Wali Kota Malang HM.Anton dan Kepala DKP Kota Malang Erik Setyo Santoso (kanan) (Foto : Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Wali Kota Malang HM.Anton dan Kepala DKP Kota Malang Erik Setyo Santoso (kanan) (Foto : Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Untuk mencegah dan meminimalisir perbuatan tidak senonoh alias mesum pasangan muda-mudi di taman Alun-alun Kota Malang, Dinas Kebersihan dan Pertamanan(DKP) Kota Malang akan menambah 30 lampu penerangan baru. 

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Kepala DKP Kota Malang Erik Setyo Santoso mengatakan lampu tambahan tersebut akan dipasang di belakang tempat duduk yang memutar di tengah Alun-alun Kota Malang.

"Banyak banget orang yang bermesraan, yang kadang luput dari pengawasan" jelas Erik Setyo Santoso.

Erik menambahkan sebenarnya sudah banyak kasus terkait hal tidak semestinya dilakukan di tempat umum tersebut  dan semuanya rata-rata dilakukan pasangan muda-mudi.

Dengan pemasangan lampu tambahan ini, lanjut Erik, suasana sekitar tempat itu akan terang sehingga bisa terlihat jelas oleh semua orang yang berkunjung.

"Mereka yang berbuat tidak senonoh akan terlihat jelas kalau lampunya terang dan mereka harusnya malu. Nah ini diharapkan bisa meminimalisir " tandasnya.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

DKP sendiri juga sudah berupaya dengan cara lain seperti menyediakan polisi taman pada siang dan malam hari.

Namun hal ini ternyata belum maksimal untuk memberantas perbuatan negatif pengunjung yang datang ke sana karena banyak luput dari pengawasan.

Ia memperkirakan, lampu lampu tersebut akan dipasang sebelum akhir tahun. Agar lebih menghemat pengeluaran pihaknya akan memilih jenis lampu hemat energi dengan daya sebesar 200 watt.

"Kalau memakai lampu tenaga surya, pengalaman kami, lampunya tidak bisa menerangi hingga subuh. Dananya bisa sampai jam dua belas malam saja. Apalagi di tengah musim hujan sinar matahari tidak banyak jadi pasti nanti tidak bisa bekerja secara maksimal," pungkasnya.