Wali Kota Malang HM.Anton (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Wali Kota Malang HM.Anton (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Para pedagang Pasar Comboran Kota Malang tampaknya harus bersabar. Pasarnya, renovasi pasar pascakebakaran beberapa waktu lalu dipastikan tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pemkot Malang saat ini masih mengajukan anggaran ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Departemen Perdagangan untuk mendanai renovasi Pasar Comboran yang diprediksi membutuhkan anggaran sebesar Rp 10 milyar. 

Sementara, sambil menunggu proses renovasi yang belum jelas akan direalisasikan kapan, para pedagang setempat tetap berjualan dengan memanfaatkan lokasi di sekitar pasar yang cukup untuk tempat lapak mereka. 

Wali Kota Malang, HM Anton mengaku sudah menginstruksikan kepada stakeholder terkait yakni Dinas Pasar segera melakukan pendataan para pedagang dan kebutuhan renovasi pasar tersebut. 

“Dengan pendataan itu maka kebutuhan apa saja yang diperlukan nanti bisa dianggarkan pada APBD Kota Malang tahun 2017,” ungkapnya.

Abah Anton, begitu Wali Kota Malang akrab disapa, juga menjelaskan pembangunan ulang pasar itu diarahkan agar ditangani langsung oleh pemerintah pusat yakni Kementerian Perdagangan dengan anggaran sepenuhnya dari pusat.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Surat pengajuan anggaran juga sudah kami kirimkan kepada Kementerian Perdagangan. Meskipun, kami juga mempersiapkan anggaran dari APBD sebagai antisipasi," terangnya.

Dengan demikian, dipastikan renovasi Pasar Comboran masih menunggu persetujuan anggaran dari Kementerian Perdagangan.