Salah satu terminal di Kabupaten Malang kondisinya lengang, hanya ada beberapa moda transportasi saja yang masuk terminal, Senin (03/10/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)
Salah satu terminal di Kabupaten Malang kondisinya lengang, hanya ada beberapa moda transportasi saja yang masuk terminal, Senin (03/10/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Lima terminal Kabupaten Malang yang berada di Kecamatan Singosari, Karangploso, Wonosari, Dampit dan Gondanglegi kondisinya sangat sepi dari aktivitas.

Sepinya kelima terminal yang ada di Kabupaten Malang ini, secara langsung berdampak terhadap turunnya pendapatan retribusi kendaraan umum.

Menurut Kepala Bidang Pemandu Moda Transportasi (PMT) Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Doddy Priambodo, sepinya terminal yang ada dikarenakan masyarakat semakin banyak menggunakan kendaraan roda dua dalam bepergian.

"Faktor lainnya adalah adanya wacana pengalihan kewenangan pengelolaan terminal,"kata Doddy yang juga menyampaikan bahwa terminal dibagi dalam 3 tipe.

"Tipe A terminal untuk luar provinsi di kelola Pusat, terminal tipe B yang melayani antar kota dan dalam provinsi dikelola Provinsi dan tipe C khusus dalam kota dikelola kabupaten,"urainya.

Terminal di Kabupaten Malang malang rata-rata adalah tipe C dengan moda transportasi umumnya adalah Mobil Pengangkut Umum (MPU) dan Mikrolet Angkutan Desa.

Sedangkan yang naik tingkat hanyalah terminal Dampit, dari tipe C menjadi tipe B.

"Karena faktor tersebutlah, terminal yang ada dengan tipe C secara pendapatan retribusinya mengalami penurunan sekitar 20%. Mungkin, ditahun 2016 ini target yang dipatok sebesar Rp. 325 juta, juga cukup sulit direalisasikan,"terang Doddy  yang juga menyatakan dalam rapat dengan DPRD Kabupaten Malang disepakati adanya kenaikan retribusi bagi MPU dan Mikrolet Angkutan Desa, yaitu dari Rp. 500 menjadi Rp. 1000.

Dari data yang ada di Dinas Perhubungan, total armada MPU dan Mikrolet Angkutan Desa di tahun 2015 yang masuk ke terminal sebanyak 350 armada.

"Tahun ini (2016) kita belum bisa merekapitulasinya, tetapi kemungkinan bisa tetap bisa berkurang dengan kondisi terminal sehari-hari sepi. Armada dalam kota lebih suka berhenti di luar terminal, dikarenakan terminal sepi penumpang,"ujar Doddy.