Jadikan Hijrah Nabi Muhammad sebagai Teladan Membangun Bangsa

MALANGTIMES- Memperingati tahun baru Hijriah 1438, Forum Umat Islam Dau bekerjasama dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia), Kemenag (Kementrian Agama) dan Nadhatul Ulama serta Muslim Designer Comunity Malang menggelar Tabligh Akbar di Taman Rekreasi Sengkaling Minggu, (2/10/2016).

Dalam Tabligh Akbar bertema 'Dengan Semangat Hijrah Kita Perkokoh Ukhuwah Islamiyah dalam Bingkai NKRI' tesebut, dihadirkan pemateri atau penceramah tokoh- tokoh agama seperti
Ust.KH.Misno Fadhol Hijal dari MUI Kabupaten Malang.
Ust.KH.Abdul Mujid. Syadzii .M.SI dari Nadhatul Ulama, serta Ust.H.Drs Ahksan Ismail dari Muhammadiyah dan Ust. H.Ali Imron.M.Ag dari Hidayatullah dan juga dari Kemenag Kabupaten alang M.As'adul Anam.

Abdul Malik, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, mewakili Bupati Malang, dalam sambutan singkatnya menjelaskan hijrahnya nabi dari Mekkah ke Madinah merupakan inspirasi bagi kita, karena dari peristiwa tersebut punya efek yg luar biasa untuk umat Islam sendiri. 

"Meningkatkatkan ukhuwah Islamiyah tak bisa lagi menunggu waktu, harus cepat, agar nantinya bisa berefek pada kerukunan,persatuan bangsa, sehingga bangsa ini bisa tertata dan terwujud perdamaian, seperti di Malang alhamdulillah rukun," ujarnya.

Menurutnya kehadiran Muhammad sangat menggetarkan dunia. "Untuk itu saat ini kita ingin mendapatkan ilmu inspirasi dari perjalanan hijrah beliau yang mungkin menjadi cikal bakal gemah ripah loh jinawi," imbuhnya. 

Sementara itu, Ust.H.Ali Imron M.Ag menjelaskan, Untuk itu meneruskan cita para ulama, mujahid, kyai dan lainnya, seluruh umat perlu merapakatkan spirit tokoh untuk persatuan sehingga dalam perjalanan kedepan semua menjadi baik- baik saja.

"Kalian harus sadar tantangan hari esok semakin berat," ujarnya.

Ia menyesalkan, tahun baru masehi yang diawali dengan Natalan, tahun baru China dengan Gong Xhi Facoi pasti sangat meriah dengan berbagai ucapan di mana-mana, tapi memperingati hari Muharam ini sepi.

"Berapa spanduk yang disebar,  berapa info yang disebar, seakan lupa. Padahal tanpa hijrahnya nabi kita tak akan merasakan nikmatnya Islam, kita juga tak akan merasakan iman untuk itulah jadi kewajiban bersama untuk selalu menyebarkan jihad menyebarkan ajaran agama,  bebas dari korupsi , dari narkoba dan dari politik yang kurang baik," ujarnya.

Pemimpin juga berperan dalam menumbuhkan ukhuwah Islamiya, mementingkan umat mementingkan rakyat, jangan di negeri yang kaya raya ini anak negeri sebagian tersingkir.

"Sekarang kita krisis kepercayaan, dengan orang kaya pembuat mesin politik hari ini. Ke depan tantangan besar yang harus kita hadapi dengan penuh kesiapan. Hanya dengan Islam negeri ini makmur, Indonesia adalah milik kita, Pancasila adalah lambang NKRI harus kita jaga," bebernya.

Oleh  karena itu mengajak agar masyarakat ikhlas bersama-sama membuka hati merajut komunikasi,. Karena dengan ikhlas komunikasi seluruh kebutuhan apapun seluruh masalah apapun kalau maka akan bisa selesai, maka dasar pembangunan adalah kerukunan dan ikhlas sehingga terwujud ukhuwah Islamiyah.

Top