Cari Tambahan Biaya Kuliah, Mahasiswi Ini Nyambi 'Ngelesi'

Sep 25, 2016 18:38
Suasana di ruangan les anak kelas rendah tempat Ida mengajar (Foto: Fadil/ MalangTIMES)
Suasana di ruangan les anak kelas rendah tempat Ida mengajar (Foto: Fadil/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Menjadi mahasiswa harus pandai. Bukan hanya pandai dalam menempuh pendidikan namun juga pandai mencari tambahan biaya hidup.

Baca Juga : Mahasiswa di Malang Kritik Aksi Perusak Lingkungan Lewat Lukisan

Hal itulah yang memotivasi Aida Agustina untuk membuka kelas les untuk anak SD. Padahal, ia saat ini juga tengah menempuh kuliah di program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang.

'Ngelesi' bagi Ida adalah pekerjaan yang menyenangkan. Selain belajar juga mendapat tambahan uang untuk biaya kuliah dan kebutuhan yang lain.

"Saya hanya menarik bayaran Rp 2 ribu per-anak tiap satu jam. Meski cara pembayarannya gak nentu, kadang satu minggu sekali, kadang satu bulan. Tapi saya senang dengan mereka," tutur gadis kelahiran Desa Sidodadi Kabupaten Blitar ini.

Motivasi itu datang dari hatinya untuk membantu meringankan beban orang tua. Apalagi wali murid selalu mendukung Ida untuk membuka Les.

"Motivasi saya ya untuk dapat uang, dan bisa bantu orang tua agar gak selalu minta saja," tuturnya.

Baca Juga : FSP Moodier, Inovasi Parfum Karya Mahasiswa UM dengan Wadah Fidget Spinner

Ia bercerita, pertama membuka les hanya ada satu dua anak dan pada hanya beralaskan tikar Tapi berkat semangatny sekarang sudah 22 anak yang ikut les dan tak lagi lesehan.

Mulai dari yang kelas rendah 1,2,3 sampai yang kelas tinggi 4,5,6. Jadwal dibagi menjadi 2 yakni jam 14:00 kelas rendah, dan jam 16:00 kelas tinggi. Pembelajaran hanya satu jam semuanya.

Meski jumlah kelas cukup banyak, namun mahasiswi semester 5 ini tak kesulitan mengatur jadwal les dan perkuliahan.

"Saya tidak pernah repot dengan jadwal dan tidak pernah bentrok dan alhamdulilah hari ini tempat lesku sudah tidak lesehan lagi. Bahkan sudah kayak sekolahan," tuturnya.(*)

Topik
tempat Ida mengajar

Berita Lainnya

Berita

Terbaru