Kabupaten Malang Go International

JATIMTIMES - Pemandangan indah ditunjang lokasi Dewi Sri yang strategis, sebenarnya cukup mudah untuk menggaet wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Dewi Sri yang berada tepat di pinggir Jalan Raya Pujon, sangat memudahkan pengunjung untuk refreshing di lokasi pemandian tanpa bahan kimia tersebut.

Kios Pasar Dewi Sri butuh pembenahan agar mempunyai citarasa internasional

Saat ini, pengunjung asing yang datang ke Dewi Sri, rata-rata empat sampai lima wisatawan tiap harinya. Ada bule yang sekadar berkunjung ke pasar bunga, membeli suvenir, berenang, atau naik ke pebukitan guna menikmati pemandangan.

"Dewi Sri sudah waktunya naik level. Dengan sentuhan yang mendetail, kami yakin Dewi Sri akan semakin banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Sebab, pemandangan di sini indah, dan kolamnya tanpa kaporit," jelas Direktur Usaha PD Jasa Yasa Ahmad Faiz Wildan.

Untuk naik level agar bisa Go International, terang Wildan, Dewi Sri butuh investor. Dia menegaskan, sudah ada beberapa investor yang sangat tertarik mengelola Dewi Sri.

Saat ini, di area Dewi Sri masih mempunyai banyak lahan yang belum dimanfaatkan. Lahan tersebut berada di atas pebukitan yang dipenuhi dengan pohon pinus.

Pemimpin Redaksi JatimTImes Heryanto (duduk kiri) berbincang dan mengamati kondisi Dewi Sri dengan Direktur Usaha PD Jasa Yasa Ahmad Faiz Wildan

Dari lahan ini, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan indah Sungai Konto, pebukitan di sekelilingnya, jalanan aspal meliuk di Pujon, serta menikmati kicauan burung. "Lahan ini akan sangat asyik bila didirikan cottage atau resort. Luas lahan kami yang seperti ini kira-kira masih ada empat hektare," jelas Wildan.

Selain itu, paparnya, investor juga berminat untuk membenahi kios-kios di Pasar Dewi Sri. Kios yang saat ini ala kadarnya akan dibangun sedemikian rupa yang mempunyai citarasa seni yang bakal menarik wisatawan asing.

Rencananya, kios akan dibangun dua lantai. Lantai pertama untuk suvenir dan lantai atas untuk kuliner. Pemimpin Redaksi JatimTIMES Heryanto yang turut mengamati kondisi Dewi Sri mengatakan, pemandian ini pasti akan menjadi buruan wisatawan asing jika dibenahi.

"Lokasi Dewi Sri sangat strategis, ada di poros Batu-Kediri. Jika dibuat resort atau cottage, pasti akan banyak wisatawan yang menginap di sini. Sebab, lokasinya sangat indah," jelas Heryanto.

Sebagai sebuah pemimpin redaksi media massa, Heryanto mengatakan, pihaknya siap mem-branding dan mempromosikan Dewi Sri ataupun destinasi wisata lainnya yang ada di Kabupaten Malang.