Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Budi Iswoyo siap bertarung dengan budaya asing (foto:JatimTIMES)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Budi Iswoyo siap bertarung dengan budaya asing (foto:JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jauh sebelum Pekan Budaya Indonesia (PBI) dipusatkan di Kabupaten Malang, dinas pendidikan setempat sudah menjadikan budaya sebagai ujung tombak pembentukan karakter.


Pada 2014 lalu, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sudah menggeber Pagelaran Seni Budaya. "Kami sadar bahwa budaya dan seni akan sangat menunjang keberhasilan pendidikan karakter. Karena dalam budaya itulah terdapat nilai-nilai budi pekerti," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Budi Iswoyo.


Budi menyatakan, pendidikan karakter di wilayahnya dimulai dari usia dini. Yakni dimulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD). "Kami menjadikan guru di PAUD sebagai andalan untuk membentuk mindset atau cara pikir anak-anak sejak dini," lanjut Budi.


Menurutnya, peran guru PAUD sangatlah penting. Jika sejak dini sudah mengenal budi pekerti, maka anak akan terus ingat pelajaran yang didapatnya.


Selain mengenal budi pekerti, guru PAUD di Kabupaten Malang juga diwajibkan untuk mengenalkan kebudayaan lokal kepada para anak didiknya.


Selain itu, terang Budi, di semua tingkatan sekolah yang ada di Kabupaten Malang, dilarang menggelar pentas seni non Nusantara. "Sekolah harus menjadi pagar pertama dan utama untuk membendung masuknya budaya asing," sambungnya.


Di kurikulum lokal, menurut Budi, dinas pendidikan juga diperkuat dengan pencegahan, penanggulangan, penanganan, dan penggunaan narkoba.


Mantan kepala dinas pengairan Kabupaten Malang tersebut menyatakan, Kabupaten Malang mempunyai catatan sejarah dan budaya yang sangat panjang di Nusantara. Karenanya, dia tak heran jika kabupaten yang memiliki 33 kecamatan tersebut dipilih sebagai tuan rumah PBI.


Sejarah panjang Kabupaten Malang dimulai dari berdiri Kerajaan Kanjuruhan. Dan yang paling menonjol adalah Kerajaan Singhasari di bawah Ken Arok. Dari Singhasari inilah akhirnya lahir raja-raja besar yang menguasai Nusantara.


"Sejarah dan kebudayaan Kabupaten Malang sangat mewarnai bangsa ini. Kita mempunyai tugas untuk melestarikan budaya luhur ini," pungkas Budi.