Mahasiswa S1 Teknik Informatika Universitas Widyagama Malang mengikuti ujian sertifikasi profesi di ruang P2K Kampus II Jalan Borobudur 35 Malang, Selasa (30/8/2016) (Foto : Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Mahasiswa S1 Teknik Informatika Universitas Widyagama Malang mengikuti ujian sertifikasi profesi di ruang P2K Kampus II Jalan Borobudur 35 Malang, Selasa (30/8/2016) (Foto : Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Widyagama Malang kian mempersiapkan para lulusan agar bisa bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Untuk keperluan itu, lulusan akan dibekali dengan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Untuk mendapatkan sertifikat kompetensi sesuai dengan keahliannya maka mahasiswa harus diuji oleh para asesor yang tergabung di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) pada masing-masing bidang keahlian.

Salah satunya seperti dilakukan Universitas Widyagama Malang pada, Selasa (30/8/2016) dengan mengadakan ujian sertifikasi profesi bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika. 

Kepada MalangTIMES, Direktur LSP Universitas Widyagama Malang Wiwin Purnomowati menjelaskan sertifikasi profesi penting bagi lulusan karena menjadi SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah).

"Maka sertifikasi profesi ini merupakan nilai plus karena mereka sudah diakui sebagai tenaga kerja profesional dengan sertifikat dari BSNP langsung," papar Wiwin. 

Sebanyak 15 mahasiswa S1 Teknik Informatika Universitas Widyagama Malang mengikuti ujian sertifikasi profesi di ruang P2K Kampus II Jalan Borobudur 35 Malang.

Ada dua kompetensi yang diujikan yakni perancangan basis data web dan pemantauan keamanan jaringan. "Untuk ujian basis data web saja ada 16 unit yang diujikan. Sementara untuk pemantauan keamanan jaringan ada delapan unit," sambung Wiwin.

Selain ujian tulis, mahasiswa juga diharuskan melewati tahapan tes lain yaitu ujian lisan dan praktek. Sementara, untuk ujian kompetensi perancangan data web tidak ada ujian lisan.

"Tergantung dari konsentrasi studi. Kalau untuk web ini hanya ada praktek, pilihan ganda, dan jawaban essai," ungkap Asessor LSP Syahroni Wahyu Iriananda. 

Usai menggelar sertifikasi untuk program studi Teknik Informatika, LSP Universitas Widyagama Malang rencananya bakal menggelar ujian sertifikasi profesi bagi program akuntansi. (*)