Narapidana saat mengikuti lomba gebuk bantal di Lapas Lowokwaru (Foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Narapidana saat mengikuti lomba gebuk bantal di Lapas Lowokwaru (Foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Kemeriahan HUT ke- 71 Republik Indonesia tak hanya dinikmati para masyarakat umum saja, para narapidana di Lapas Lowokwaru Kota Malang juga ingin merasakan gegap gempitanya.

Seusai Upacara Bendera 17 Agustus, para napi mengikuti berbagai lomba. Diantaranya adalah lomba gebuk bantal dan panjat pinang. Sebelumnya, pada hari Senin (15/08/2016) telah digelar lomba terompah panjang atau bakiak.

Di balik rasa sedih yang didera para napi itu, tadi pagi saat melakukan lomba mereka tampak senang dan tertawa lepas. Sebab tak sedikiti dari napi peserta lomba mengeluarkan guyonan, sehingga membuat para napi lain yang menonton tertawa terbahak-bahak.

Salah satu napi saat ditanya MalangTIMES mengungkapkan rasa senangnya karena ada kegiatan yang membuat mereka tidak jenuh.

"Saya sangat senang ada lomba-lomba seperti ini, melihat teman-teman ikut lomba gebuk bantal seperti itu, saya jadi bisa tertawa lepas, mereka lucu," ungkap Erik, salah satu narapidana yang melihat lomba.

Di lain tempat, lomba panjat pinang juga berlangsung, walaupun terik panas matahari tidak menyurutkan semangat para napi yang mengikuti lomba panjat pinang, mereka sangat antusias demi menggapai hadiah yang terletak di pucuk pinang paling atas di bawah bendera merah putih.

Kepala Bidang Pembinaan, Lapas Lowokwaru, Agus Heryanto, SH, MH, mengatakan bahwa ide lomba ini dari para narapidana sendiri, jadi pihak lapas hanya memfasilitasi keinginan mereka.

"Selama itu positif, kita akan dukung. Dengan adanya lomba ini, semoga semakin meningkatkan rasa kebersamaan, dan diharapkan keadaan Lapas kondusif dan aman", tukasnya. (*)