Depot Es Gunung, Sandingkan Menu Dingin dan Panas Secara Harmonis

Aug 13, 2016 08:21
Es dengan siraman sirup merah dan susu masih jadi menu andalan Depot Es Gunung Kepanjen (Foto : Nana/MalangTIMES)
Es dengan siraman sirup merah dan susu masih jadi menu andalan Depot Es Gunung Kepanjen (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bagi warga Kepanjen dan sekitarnya, nama Depot Es Gunung, begitu familiar. Berdiri sejak tahun 1995, Depot Es Gunung telah menjadi salah satu ikon kuliner di Malang.

Baca Juga : Nongkrong Suasana Asri, Sejuk, dan Tenang Tak Jauh dari Pusat Kota Malang

Bahkan, Mantan Wali Kota Malang, Peni Suparto memasukkan Es Gunung sebagai jujugan wajib para pecintas kuliner dalam pengantar buku 25 Kuliner Khas Malang.

Terletak di Jl. Raya Ahmad Yani, tepat berada di depan Pasar Kepanjen, Depot Es Gunung semakin mudah dicari.

Font Arial Black “Es Gunung” yang terpasang di atas depot, walau kini terlihat memudar warnanya, tidak membuat keberadaan depot ini sepi para pelanggan dan pengunjung baru.

“Sudah lama saya jadi pelanggan Es Gunung mas. Setiap ke pasar Kepanjen pasti mampir. Rasanya sudah cocok di lidah dan hati,”terang Yetti (50) yang langsung disahut oleh Rianti (18), anaknya, “kaya judul lagu aja, Ma,” sambil tertawa.

Depot Es Gunung bukan saja cocok untuk melepas dahaga atau lapar, tetapi mampu mempererat hubungan dan mencairkan suasana dalam keintiman keluarga. Manis, serupa rasa es gunung yang mereka sesap.

Dikelola secara turun temurun Es Gunung yang kini dikelola oleh Riamah dan Benny, bersetia pada resep keluarga dalam menyajikan racikan es maupun menu makanan lain, seperti Baso urat maupun mie Ayam.

“Kita tetap memakai resep keluarga mas, terutama dalam pembuatan sirup untuk es gunung. Kayanya lidah pengunjung sudah cocok dengan racikan sirup kami,” Terang Riamah.

Es gunung sebenarnya sama saja dengan menu es lainnya, seperti es buah. Tetapi yang membedakannya adalah serutan es yang menggunung dengan siraman sirup merah dan susu. Uniknya sirup merahnya es gunung rasanya memang beda dengan es lainnya.

Baca Juga : Punya Rasa Manis, Pahit dan Legit, Ciri Khas Durian Kunir dan Bajol Desa Jombok

“Manisnya pas dan membuat nyaman tenggorokan. Rasa dinginnya segar bikin wow,”terang Karyadi (35), warga surudji Kepanjen.

Selain harga yang terjangkau, Depot Es Gunung juga menyandingkan menu es dengan menu bakso dan mie ayam.

Perpaduan antara dingin dan panas di depot ini semakin membuat pengunjung betah untuk menikmati santap dan minumnya. Harmonisasi menu yang saling melengkapi semakin menambah daya tarik depot es gunung.

“Bakso urat sapi di Depot Es Gunung rasanya enak sekali, tidak alot dan nagih. Satu bakso urat besar cukup membuat perut kenyang, ditambah dengan es gunungnya yang maknyuuss dingin, manis. Bikin cuaca panas ataupun dingin Kepanjen, terasa menguap oleh kenikmatan menu di sini,”papar Iwan, karyawan toko elektronik, kemarin (6/2016).

Selain enak tentunya harga sangat terjangkau yakni Rp 25 ribu menu lengkap (es gunung dan bakso urat besar) .

Depot es gunung telah mampu memadupadankan menu dingin dan panas secara harmonis, sehingga pengunjung lama semakin tak bisa pindah ke lain hati dan pengunjung baru semakin ketagihan untuk terus merasakan sensasi kuliner di depot ini.

Topik
Es Gunung
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru