Syamsul Hadi Direktur PDAM Kabupaten Malang (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Syamsul Hadi Direktur PDAM Kabupaten Malang (Foto: Nana/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Memperingati ulang tahun PDAM ke 35, Bupati Malang, DR. H Rendra Krishna, meresmikan SPAM (sistem penyediaan air minum), Minggu (07/08/2016).

Menurut Syamsul Hadi, Direktur PDAM Kabupaten Malang, peresmian SPAM sebagai wujud pembangunan kepada masyarakat dalam penyediaan sarana air bersih. Pembangunan ini merupakan realisasi kerja dari target yang dicanangkan yaitu pemasangan sambungan rumah (SR) sejumlah 2000 SR.
“September tahun ini kami targetkan selesai semua,” ungkap Syamsul Hadi.

Sedangkan peresmian SPAM di Desa Sidorenggo ini merupakan bagian dari penyelesaian target, yaitu penyediaan pemasangan meter air kepada calon  pelanggan kami sebanyak 1500 orang. PDAM juga membantu 8.000 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam program penyambungan pipa air subsidi.
Pada kesempatan tersebut,  Bupati Malang menyampaikan masyarakat Sidorenggo wajib untuk mensyukuri upaya PDAM dalam penyediaan air bersih dan diharapkan untuk saling menjaga mengenai ekosistem alam sehingga ketersediaan air di dalam tanah aman dan terpelihara.
"Bapak Bupati memang menekankan keseimbangan alam dan lingkungan hidup dalam rangka penyediaan air bersih di masyarakat khususnya Sidorenggo ini. Jangan sampai dengan adanya kebutuhan air malah merusak ekosistem alamnya,"terang Syamsul.
Dalam program tersebut, masyarakat Desa Sidorenggo cukup membayar Rp 550 ribu untuk penyambungan baru.

Ia pun menambahkan, kinerja PDAM sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Malang dengan berbagai inovasi jajaran direksinya telah mampu menunjukkan performa baik dalam memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Surplus PDAM meningkat dan memberikan kontribusi positif untuk PAD yaitu dari 2,4 miliar kini menjadi 7 miliar lebih dan mungkin akan terus bertambah sampai akhir tahun ini,"ujar Syamsul.
Peningkatan kontribusi PDAM tidak lepas dari inovasi-inovasi pelayanan yang dilakukan seperti penyediaan SPAM yang akan terus dikembangkan di desa-desa lainnya di Kabupaten Malang ini. (*)