KOTA BATU - Pemerintah Kota Batu bersama LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Dadi Asri dan perusahaan swasta Mega Star bekerja sama meramaikan destinasi wisata kuda di lereng Gunung Panderman.

Wahana wisata yang diberi nama Pacuan Kuda Mega Star ini tengah dikembangkan menjadi eco wisata. Langkah pengembangan itu salah satunya dengan menambahkan wisata petik buah dan bunga.

”Ke depan akan ditambah wisata petik buah dan bunga. Sekarang yang dikembangkan dulu sekolah berkuda. Ini untuk wisatawan yang memiliki hobi berkuda.” kata Budi Pangestu, owner Mega Star.

Wisata pacuan kuda yang dibuka Agustus 2015 ini terletak di kawasan hutan Oro-oro Ombo, Jalan Lintas Barat, Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Wisatawan yang datang akan mendapatkan suguhan pemandangan alam yang hijau di setiap sudut. Juga udara yang sejuk dan segar yang akan membuat siapapun betah untuk berlama-lama di tempat ini.

Selain itu, wisatawan akan diajak untuk berinteraksi dengan kuda yang diternakkan di area ini. Wisatawan bisa berfoto bersama kuda, memberi makan hingga menunggang kuda.

Budi Pangestu mengatakan beberapa kuda yang ada di sini didatangkan langsung dari Eropa, Amerika, Inggris dan Arab Saudi.

”Kuda-kuda ini rata-rata berusia tujuh hingga sembilan tahun. Sehingga kalau diajak foto enak. Kudanya bisa diatur,” imbuh Budi.

Foto bersama kuda memiliki tantangan tersendiri. Karena terkadang wisatawan merasa takut untuk dekat dengan kuda.

”Seru sih foto sama kuda, cuma agak takut karena hari ini (Senin 25/6/2016) pertama kali foto sama kuda” kata Rizki Rismaya, salah seorang pengunjung.

Selain kuda, kebun bunga matahari juga menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto. Mereka juga bisa melihat biji bunga matahari yang tersusun indah.

Kebun bunga matahari ini berlatar Gunung Panderman. Letaknya berada persis di lereng gunung.

”Kalau anak muda biasanya suka foto di sini. Tapi hanya di bulan-bulan tertentu ketika bunganya sedang tumbuh. Biasanya bulan Februari, Juli, sama Oktober. Itu pas mekar-mekarnya.” kata Cahyono, seorang pegawai.

Untuk menikmati wisata alam ini wisatawan hanya membayar Rp 25.000 per orang. Sedangkan untuk tarif menyewa kuda sebesar Rp 50.000 per orang selama 30 menit dan tentunya ditemani oleh petugas demi keselamatan.(*)