Persiapan Dialog BNN dan LPA (foto Holfi Cicik JuwitaMalangTIMES)
Persiapan Dialog BNN dan LPA (foto Holfi Cicik JuwitaMalangTIMES)

MALANGTIMES – Salah satu cara untuk mencegah anak agar tidak terjerumus narkoba adalah dengan komunikasi dan pantauan yang baik dengan anak.

Namun, bagaimana jika Anda menemukan bahwa anak Anda ternyata telah menggunakan narkoba?

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan ketika orang tua mengetahui anaknya ternyata menggunakan narkoba. Pertama, dengarkan suara hati anak.

“Jangan dimarahi, dengarkan suara hati anak. Kenapa (bisa menggunakan narkotika) begitu? Jadi, kita bisa mengetahui penyebab yang sebenarnya”,  ujar AKBP Basuki Effendhy, Kepala BNN Kabupaten Malang saat diwawancarai MalangTIMES.com, Rabu (22/06).

Kedua, konsultasikan dengan BNN untuk mendapatkan pengarahan-pengarahan dan informasi terkait apa yang harus dan tidak boleh dilakukan terhadap anak tersebut.

Ketiga, orang tua dan keluarga dari anak yang menggunakan narkoba tidak merasa malu untuk mendatangi Dinas Kesehatan untuk berobat.

Anak-anak tersebut  justru sangat membutuhkan dukungan untuk sembuh dan terlepas dari narkoba.

Untuk anak terkait narkotika yang masih sekolah, akan menggunakan metode rawat jalan agar anak dapat tetap melanjutkan studinya.

Namun, jika anak tersebut putus sekolah, ada metode rawat inap yang bisa diterapkan.

Di Kota Malang, baru terdapat 2 komponen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dikelola BNN terkait rehabilitasi narkotika. BNN juga membuka diri bagi LSM yang ingin ikut menjadi komponen terkait rehabilitasi. (*)