Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, mudik lebaran dengan menggunakan kendaran roda dua merupakan alternatif terakhir setelah kendaraan umum.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

"Kalau bisa mudik lebaran naik kendaraan umum, kalau tidak bisa ya naik kendaraan roda empat. Jika terpaksa harus naik roda dua harus benar-benar disiapkan," ujar Jonan.

Ia tekankan kepada masyarakat yang mudik lebaran menggunakan kendaraan roda dua untuk menyiapkan kendaraan maupun kesehatan pengemudinya.

Lanjut Jonan tegaskan untuk berhati-hati dan tidak menetapkan target dalam perjalanan agar tidak menimbulkan kecelakaan.

"Jangan menarget semisal sore harus sampai sini. Sekuatnya saja dan santi, capek istirahat agar zero accident," ujarnya. Sabtu, (17/6/2016).

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Mudik lebaran dengan menggunakan kendaraan roda dua sendiri selalu menjadi perhatian pemerintah, karena dinilai alat transportasi paling rawan kecelakaan.

Hal itu terlihat subsidi angkut sepeda motor gratis dengan menggunakan kereta api meningkat tahun ini kuotanya sebanyak 15.800, yang sebelumnya hanya 5.000.

"Mudik dengan menggunakan kendaraan roda dua tidak bisa dilarang," tandasnya. (*)