Suasana akan dimulainya musim Giling tebu yang ditandai dengan  bunyi sirine yang dilakukan oleh Dirut PG Rajawali 1 Didampingi Dirprod PG Rajawali 1, GM PG Krebet Baru serta Ketua PKPTR, KH Hamim Kholili, Sabtu (4/6/2026) (Foto: Ferry/ MalangTIMES)
Suasana akan dimulainya musim Giling tebu yang ditandai dengan bunyi sirine yang dilakukan oleh Dirut PG Rajawali 1 Didampingi Dirprod PG Rajawali 1, GM PG Krebet Baru serta Ketua PKPTR, KH Hamim Kholili, Sabtu (4/6/2026) (Foto: Ferry/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menyambut bulan suci  Ramadhan, para petani tebu di Kabupaten Malang, terlihat bahagia. Mengapa? Tebu yang setahun ditanamnya, sudah siap digiling. Petani berharap, hasilnya juga manis semanis gula.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

Giling di Pabrik Gula Krebet Baru di mulai pada Sabtu (4/6/2026), pukul 16.00 WIB, ditandai dengan bunyi sirine yang dilakukan oleh Dirut PG Rajawali 1 Didampingi Dirprod PG Rajawali 1, GM PG Krebet Baru serta Ketua PKPTR, KH Hamim Kholili.

Dengan buyi sirine, yang terdengar keras sampai puluhan kilometer, diharapkan pabrik yang menjadi kebanggaan petani dan hasil tebunya terbaik tinhkay Nasional.

"Hasilnya diharapkan tetap nomor 1 tingkat nasional. Semoga PG Krebet tetap mempertahankan prestasi yang telah dicapai dalam menyejahterakan dan mengangkat ekonomi masyarakat, khususnya petani tebu di Kabupaten Malang," harap Ketua Pusat Koperasi Tebu Rakyat (PKPTR), KH Hamim Kholili.

Bahkan melalui pertanian tebu, kata Gus Hamim, harus lebih baik lagi pada tahun 2016 seperti juga yang diharapkan Dirut PG Rajawali 1, I Gede Maivera dan GM Krebe Baru, Rahmat Sartono.

Baca Juga : Musim Melaut, Para Nelayan yang Berlabuh di Kabupaten Malang Bakal Disemprot Antiseptik

Pada saat bersamaan, PG Krebet Baru  juga memperkenalkan minuman sari tebu yang aman bagi penderita diabet, karena di dalam air tebu di samping mengandung glukosa (gula) terdapat non glukosa yang berfungsi mencegah diabetes.

"Selamat buka giling 2016. Semoga memperoleh hasil maksimal," kata Gus Hamim, kepada MALANGTIMES.(*)