Jamil Mashadi, Humas MUI Kabupaten Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Jamil Mashadi, Humas MUI Kabupaten Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)


Editor


MALANGTIMES - Meski sudah ada larangan dari pihak kepolisian penggunaan sound system saat ronda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar tetap mengedarkan surat larangan penggunaan sound system untuk tadarus dan ronda sahur kepada masing masing desa di Kabupaten Blitar

MUI Kabupaten Blitar juga melarang penggunaan sound sistem saat tadarus Al Quran malam hari untuk menghargai warga lain yang tidak beribadah.

Jamil Mashadi, Humas MUI Kabupaten Blitar mengatakan, penggunaan pengeras suara saat tadarus di mushala dan masjid dibatasi maksimal sampai 10 malam dan setelah itu boleh dilanjutkan, tetapi tidak diperboleh menggunakan pengeras suara dan cukup di dalam mushola dan masjid.

“MUI bukan melarang tetapi hal itu sesuai dengan aturan untuk menjaga ketertiban lingkungan sekitar untuk menghargai umat bergama lain yang tidak beribadah,” kata Jamil, Kamis (2/6/2016).

Lanjut Jamil, untuk ronda tetap diperbolehkan tetapi di lingkungan sendiri dilarang keluar sampai ke jalan raya. Dan petasan juga dilarang selain mubadzir petasan dinilai sangat mengganggu kekhusyukan masyarakat yang sedang beribadah selama bulan Ramadhan. (*)

Tag's Berita MUI Kabupaten Blitar

End of content

No more pages to load