RESMI: Wali Kota Eddy Rumpoko menandatangani prasasti peresmian masjid sementara ustad Yusuf Mansur (kanan baju hitam) memotret dengan handphone, Rabu (1/5/2016). (Foto: Nurliana Ulfa/BatuTIMES)

RESMI: Wali Kota Eddy Rumpoko menandatangani prasasti peresmian masjid sementara ustad Yusuf Mansur (kanan baju hitam) memotret dengan handphone, Rabu (1/5/2016). (Foto: Nurliana Ulfa/BatuTIMES)



MALANGTIMES – Masjid Brigjen Soegiyono yang berada di kompleks Balai Kota Among Tani diresmikan oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko bersama Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur’an KH Yusuf Mansur, Rabu (1/6/2016).

Peresmian masjid tersebut juga dihadiri oleh para pemuka agama Kota Batu, serta perwakilan pengurus masjid dan musala seluruh Kota Batu.

Pemerintah bersama dengan para pemuka agama dan masyarakat umum Kota Batu ini tumpah ruah di halaman masjid sejak pagi hari.  Mereka meramaikan peresmian masjid dengan lagu-lagu qasidah dan salawat.

Hingga kemudian peresmian pun dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh wali kota dan para pemuka agama.

Dalam ceramahnya, Yusuf Mansur memberikan pujian kepada Wali Kota Batu Eddy Rumpoko sebagai pemimpin yang bersahaja dan berbakti kepada orang tuanya. Termasuk dengan menamakan masjid Balai Kota Among Tani tersebut dengan nama sang ayah, Brigjen Soegiyono.

”Luar biasa sekali, Ebes (Soegiyono) pasti sangat senang. Maka dari itu kita sempurnakan kesenangan beliau dengan meramaikan masjid ini, kita salat berjamaah. Saya yakin karena ini adalah Among Tani, pasti masjid ini tidak akan sepi,” ujar ustadz 40 tahun ini.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu KH Nur Yasin juga mengimbau kepada seluruh pegawai yang bekerja satu kompleks dengan masjid Brigjen Soegiyono untuk rajin salat berjamaah di masjid.

”Agar PNS meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya. Hendaknya pemkot dapat memengaruhi para pegawainya untuk menghidupkan masjid. Sehingga begitu adzan berkumandang, harus segera datang ke masjid,” harap Yasin. (*)

End of content

No more pages to load