Mahasiswa UIN Tuntut Transparansi Kenaikan UKT

May 31, 2016 12:18
Suasana demo mahasiswa UIN Maliki Malang terkait SPP, Selasa (31/5/2016) (foto : Imadudin/MalangTIMES)
Suasana demo mahasiswa UIN Maliki Malang terkait SPP, Selasa (31/5/2016) (foto : Imadudin/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Selasa (31/5/2016) siang menggelar aksi menuntut transparansi kenaikan uang kuliah di depan gedung Rektorat.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Aksi yang digelar siang ini, bertepatan dengan pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Aksi yang berlangsung di depan rektorat sempat diwarnai aksi dorong antara petugas keamanan dengan mahasiswa. Bahkan, petugas keamanan langsung mengamankan dua orang mahasiswa yang dinilai memicu kericuhan.

Hasan Abdillah, Koordinator aksi, mengatakan aksi ini merupakan aksi atas adanya kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal) tahun ini yang mencapai 200 persen dari jumlah sebelumnya. UKT pada tahun ini sendiri terbagi dalam 5 ketegori  dengan nominal terendah level 1 Rp 400 ribu, hingga nominal tertinggi mencapai Rp 5,4 juta.

“Kenaikan UKT ini sangat tinggi, tahun lalu paling tinggi hanya Rp 2,4 juta, tapi tahun ini mencapai Rp 5,4 juta," kata Hasan.

Hasan menambahkan, selain UKT tersebut, mahasiswa juga masih harus dimintai tarikan asrama sebesar Rp 2,4 juta. Hal itu, membuat biaya UKT terbesar mencapai Rp 7,8 juta.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

Tak hanya itu,  Aliansi Mahasiswa UIN juga meminta kampus tentang transparansi rincian keuangan UKT sekaligus penyebab adanya kenaikan nominal tersebut.

"Kami minta adanya transparasi tentang kenaikan UKT ini, karena kampus mengatakan kenaikan ini disebabkan adanya perbaikan infrastruktur kampus, namun sampai saat ini tak ada transparansi," tandasnya.(*)

 

Topik
Mahasiswa UINKenaikan UKT

Berita Lainnya

Berita

Terbaru