Ratusan Pendaki yang akan menaiki Gunung Semeru. (Foto: Rochmat Shobirin/TIMES Indonesia)
Ratusan Pendaki yang akan menaiki Gunung Semeru. (Foto: Rochmat Shobirin/TIMES Indonesia)

MALANGTIMES - Dua pendaki asal Cirebon dilaporkan hilang di Gunung Semeru, Jawa Timur. Berikut kronologi yang dihimpun terkait hilangnya dua pendaki tersebut.

  1. Rombongan enam orang terdiri dari ketua rombongan Sukron (L), Ahmad Khaerudin (L), Lindianasari(P), Rizatul Rizki (P) dan survivor berangkat dari Ranupani tanggal 17 Mei menuju Ranu Kumbolo.
  2. Tanggal 18 Mei rombongan berangkat dari Ranu Kumbolo menuju Kalimati.
  3. Tanggal19 Mei, rombongan berangkat dr Kalimati menuju puncak Semeru/Mahameru.
  4. Sampa di batas vegetasi, 2 orang turun ke Kalimati karena sakit, 4 orang melanjutkan perjalanan, jam 8 pagi sampai di Watugedhe dan beristirahat, 2 orang berhenti di Watugedhe karena ada yg sakit, 2 orang yang lain (survivor) melanjutkan perjalanan ke Mahameru.
  5. Pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, Sukron dan 1 orang lain  menunggu di Watugedhe, namun survivor tidak turun sehingga diputuskan turun ke kalimati.
  6. Di Kalimati, rombongan menemui pak Sukaryo (Saver), melaporkan hilangnya survivor.
  7. Tanggal 20 Mei pukul 06.00 WIB, Pak Sukaryo dkk melakukan pencarian di puncak Mahameru dg hasil NIHIL.
  8. Tanggal 20 Mei, pukul 20.00 WIB, teman survivor melaporkan secara resmi ke kantor Resort Ranupani, Kepala Resort Ranupani memberangkatkan Tim Advance untuk melakukan pencarian selama 1x 24jam dengan hasil NIHIL.
  9. Dan tanggal 21 Mei pukul 20.00 pendakian ke Gunung Semeru dinyatakan tertutup utk umum dan dinyatakan OPEN SAR utk pencarian survivor.
  10. Saat ini petugas dan para pihak di Ranupani sedang melakukan persiapan utk pelaksanaan OPEN SAR, sedangkan petugas yg sudah diterjunkan untuk melakukan pencarian sekumlah 20 orang.
  11. Perlu kami laporkan bahwa sesuai dg rekomendasi PVMBG, Pendakian Gn. Semeru hanya diperkenankan sampai kalimati dan para pendaki sudah menandatangani surat pernyataan diatas materai untuk melakukan pendakian hanya s.d Kalimati. (*)