Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi yang ditemui di Kepanjen, Rabu (11/5/2016). (Foto: Ferry Agusta Satrio/MalangTIMES)
Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi yang ditemui di Kepanjen, Rabu (11/5/2016). (Foto: Ferry Agusta Satrio/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menetapkan 4 (empat) kecamatan yang rawan bencana erupsi Gunung Semeru.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan, empat kecamatan yang posisinya terancam dampak erupsi Semeru, yaitu Wajak, Poncokusumo, Ampelgading dan Tirtoyudo. 

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Dari empat kecamatan tersebut, terdapat 11 desa yang masuk dalam daerah berpotensi terdampak. "Total jumlah penduduk di sebelas desa ada 64.505 jiwa," ujar Hafi Lutfi, Rabu (11/5/2016) di Kepanjen.

Sebelas desa tersebut yaitu Tamansari, Argoyuwono, Mulyosari, Lebakharjo, Sidorenggo, Tirtomoyo (Ampelgading); Tamansatrian (Tirtoyudo); Bambang, Wajak (Wajak); dan Pandansari, Sumberjo (Poncokusumo).

Lutfi menambahkan, potensi dampak kerusakan infrastruktur apabila terjadi erupsi erupsi diperkirakan pada sejumlah bangunan, seperti rumah penduduk, jembatan, dan tempat ibadah.

"Termasuk juga potensi kerusakan lahan pertanian yang menjadi sumber ekonomi masyarakat setempat," imbuhnya.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

Antisipasinya, BPBD menyiapkan sejumlah tempat sebagai pos pengungsian di masing-masing kecamatan yang terdampak. "Kapasitas pengungsi beragam sesuai luasan tempatnya," tambahnya. (*)