Operasional Tak Cair, Petugas Sampah Ogah Kerja

Mar 03, 2015 13:41

MALANGTIMES - Jatah biaya Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional Dum Truk dan alat berat belum juga dicairkan. Petugas angkut sampah TPA Tlekung ogah-ogahan bekerja.

Bahkan, anggarannya tidak turun sejak Januari lalu. Petugas terpaksa menalangi biaya operasional dengan uang pribadi.

Tidak cairnya jatah itu bukan karena keterlambatan, melainkan dimainkan pejabat terkait. Kalaupun dicairkan, besarannya tidak sesuai seperti biasanya.

“Uangnya dibon pejabat, kalau turun nilainya juga tidak sama,” ungkap salah satu petugas angkut sampah yang enggan disebutkan namanya.

Tumpukan sampah di TPA Tlekung itu dikhawatirkan masyarakat sekitar. Ditakutkan sewaktu-waktu bisa tetjadi longsor dan masuk ke perkampungan di bawahnya.

“Biasanya ditimbun menggunakan tanah, kalau dibiarkan kami bisa kena dampaknya,” jelas salah satu warga, Holil.

Sekedar diketahui, TPA Tlekung menerapkan sistem landfill, dimana sampah yang ada akan dipisahkan antara organik basah dan anorganik. Sampah organik akan diratakan dan ditimbun tanah.

Topik
BBMPETUGAS TPATPA Tlekung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru