Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi lewat Program KB

Apr 14, 2016 13:51
(Dari kiri) Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dwi Listyawardhani, Wali Kota Malang, Mochammad Anton dan Ketua BKBPM Kota Malang, Penny Indriyani (Foto :Hafiz /MalangTIMES)
(Dari kiri) Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dwi Listyawardhani, Wali Kota Malang, Mochammad Anton dan Ketua BKBPM Kota Malang, Penny Indriyani (Foto :Hafiz /MalangTIMES)

MALANGTIMES - Proses kehamilan, persalinan dan masa nifas yang akan dilalui oleh seorang calon Ibu memiliki risiko kematian yang cukup tinggi baik untuk ibu maupun calon bayinya bila tidak diwaspadai dengan cermat. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, rata-rata jumlah kelahiran bayi tiap tahun mencapai 600.000 bayi. Sedangkan angka kematian bayi sekitar 25 tiap 1000 kelahiran bayi. 

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Semakin sering kehamilan terjadi pada seorang ibu maka semakin terbuka peluang ancaman kematian membayangi ibu dan bayinya. 

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dwi Listyawardhani mengatakan melihat fakta tersebut pihaknya berupaya melakukan usaha guna menekan angka kematian ibu dan bayi. Salah satunya yaitu pengaturan jumlah kelahiran lewat program KB (kontrasepsi). 

"Dengan ber-KB diharapkan angka terjadinya kehamilan dapat dikendalikan sehingga mampu memperkecil peluang kematian dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi," jelasnya di sela Pencanangan Kampung KB di kawasan Muharto, Kota Malang, (14/4/2016). 

Lanjutnya hal ini bukan saja tanggung jawab penuh dari pemerintah melainkan memerlukan dukungan dari pasutri (pasangan suami istri) dalam memahami pentingnya ber-KB. 

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

"Sampai saat ini, masih ada keluarga yang belum paham dan mengerti tentang pentingnya KB. Padahal ini penting demi mensukseskan program Keluarga kecil bahagia. Kualitas anak-anak nanti juga akan baik dan bersaing," tukasnya. (*)

Topik
Progam Kbangka kematian

Berita Lainnya

Berita

Terbaru