Wali Kota Malang, Mochammad Anton (Foto :Hafiz /MalangTIMES)
Wali Kota Malang, Mochammad Anton (Foto :Hafiz /MalangTIMES)

MALANGTIMES - Semakin maraknya tindak asusila yang dilakukan muda-mudi di taman akhir-akhir ini membuat masyarakat Kota Malang geram. Mayoritas masyarakat menuding fungsi lampu taman yang dirasa kurang terang menjadi salah satu faktor penyebabnya sehingga kerap disalah gunakan untuk tindak di luar batas moral. 

Baca Juga : Menghilang, Satu Pendaki Gunung Panderman Ditemukan Tewas, Saksi Sebut Seperti Kesurupan

Dari pantauan MalangTIMES beberapa lampu penerangan di beberapa taman di Kota Malang terlihat remang-remang. Bahkan di sepajang jalan Veteran yang sering digunakan muda-mudi nongkrong sangat minim penerangan. Tak salah hal ini menjadi faktor pendorong aktivitas mesum yang seringkali terjadi. 

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang, Mochammad Anton berjanji akan menambah jumlah lampu taman dan menggantinya dengan yang lebih terang. 

"Sebetulnya ini ingin taman punya lampu yang terang. Tapi dari komunitas lingkungan kontra dengan hal itu," kata Anton pada MalangTIMES, Rabu (6/4/2016) sore. 

Menurut Anton selama ini masih menjadi perdebatan antara pihak pemerintah dengan komunitas lingkungan mengenai hal tersebut. Ini lantaran kata Anton, menurut komunitas lingkungan lampu taman yang terang mengganggu keberlangsungan ekosistem hingga menyebabkan burung-burung dan fauna lain enggan singgah di taman-taman tersebut. 

Baca Juga : Bantuan Dana Dampak Covid-19 Bagi Sopir di Kabupaten Malang Segera Cair

"Kalau itu aspirasi yang muncul dari masyarakat untuk menambah maupun mengganti lampu dengan yang lebih terang, kami siap," ucapnya 

"Kalo dari pemerintah dulu nanti di demo lagi," imbuhnya. (*)