Penuh Polemik, Hutan Kota Malabar Akhirnya Diresmikan

Apr 04, 2016 15:08
Seorang pengunjung berfoto dengan latar belakang Hutan Kota Malabar yang usai direvitalisasi (Foto: Hafiz /MalangTIMES)
Seorang pengunjung berfoto dengan latar belakang Hutan Kota Malabar yang usai direvitalisasi (Foto: Hafiz /MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah mengalami polemik cukup panjang antara PT. Amerta Indah Otsuka dengan Aliansi Peduli Hutan Kota Malabar soal proses revitalisasi hutan, akhirnya Hutan yang berada di kawasan Oro-oro Dowo tersebut diresmikan oleh Wali Kota Malang, Mochammad Anton, hari ini (4/4/2016). 

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Dasar konsep revitalisasi Hutan Kota Malabar antara lain yakni penguatan fungsi ekologis, ramah masyarakat dan fungsi edukasi serta kesehatan. 

Selain itu juga untuk memperbaiki iklim mikro dan pelestarian ekosistem lingkungan sehingga penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bagi masyarakat Kota Malang makin terpenuhi.

Wali Kota Malang, Mochammad Anton menyampaikan bahwa taman-taman di Kota Malang akan terus di revitalisasi sebagai bukti komitmen pemerintah untuk melestarikan lingkungan. 

"Harapannya kedepan, kita dapat mengembalikan Malang sebagai Kota Bunga dan mengembalikan Malang sebagai kota yang sejuk," kata Anton.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Anton menambahkan, Pemerintah Kota Malang sangat berkomitmen terhadap upaya perwujudan lingkungan yang kondusif bagi kehidupan yang sehat dan mampu memacu produktifitas serta menumbuhkan perekonomian masyarakat.

"Selain itu, saya ingin Hutan Kota Malabar ini menjadi asri, sejuk, dan aman sebagai tempat interaksi dan rekreasi luar ruangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya. (*)

Topik
Hutan Kota MalabarCSR
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru