Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Budi Iswoyo. (Foto:  Ferry/malangTIMES)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Budi Iswoyo. (Foto: Ferry/malangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang akan memberi sanksi tegas kepada oknum guru SMAN 1 Kepanjen, yang melempar sepatu siswanya, beberapa waktu lalu.

‎Hal ini disampaikan Kadindik Kabupaten Malang, Budi Iswoyo saat dimintai tanggapan, Jumat (1/4/2016). 

Budi menegaskan bahwa lingkungan sekolah atau pendidikan sama sekali tidak membenarkan adanya praktik kekerasan dalam bentuk apapun. Apabila dilakukan, jelas ada sanksi tegas yang diberikan kepada pelakunya. 

Dindik Kabupaten Malang, lanjutnya, telah berulang kali mengingatkan para guru untuk tidak melakukan kekerasan dalam bentuk apapun.

"Sanksi akan diberikan dengan melihat dulu permasalahan dan kesalahan yang dilakukan. Kalau ada pelanggaran kekerasan yang disengaja, sanksinya bisa dimutasi atau pemecatan," ujarnya kepada awak media.

Dalam menetapkan sanksi, Dindik akan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan peraturan disiplin pegawai.

Budi menegaskan pula, sekolah juga tidak membenarkan adanya transaksi dan penyalahgunaan narkoba serta pelecehan seksual. Dia berharap tidak terjadi lagi kekerasan dalam bentuk apapun dalam dunia pendidikan. (*)