Pemkot Malang Terus Galakkan Industri Ekonomi Kreatif

Mar 15, 2016 23:06
Walikota Malang, Mochammad Anton (tengah) bersama Sekjen ICCCN Lilik Setiawan(Kanan) dan Ketua Bekraf, Triyawan Munaf diRoyal Kuningan Hotel Jakarta, Selasa (15/3/2016). (Foto Istimewa)
Walikota Malang, Mochammad Anton (tengah) bersama Sekjen ICCCN Lilik Setiawan(Kanan) dan Ketua Bekraf, Triyawan Munaf diRoyal Kuningan Hotel Jakarta, Selasa (15/3/2016). (Foto Istimewa)

MALANGTIMES - Pemerintah Kota Malang terus berkomitmen dalam upaya memajukan Industri Ekonomi Kreatif yang ada di Kota Malang.

Terbaru Pemkot mengadakan pertemuan untuk membangun sinergi dengan Badan Ekonomi Kreatif di Royal Kuningan Hotel Jakarta, Selasa (15/3/2016). 

Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triyawan Munaf mengatakan bahwa Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menjadi pihak terdepan dalam mengelola dan menumbuhkembangkan potensi ekonomi kreatif kota-kabupaten di seluruh Indonesia secara sinergis dan berkelanjutan. 

"Sebagai lembaga yang bertanggungjawab langsung kepada presiden, Bekraf menjadi pihak terdepan dalam melakukan hal tersebut," kata Triyawan Munaf. 

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang, Mochammad Anton menyatakan siap mendukung  program dari Bekraf tersebut.

Kota Malang pun katanya, akan siap menciptakan wadah bagi pelaku usaha ekonomi kreatif agar dapat meningkatkan produksi usahanya.  

Lanjutnya dalam waktu dekat, Kota Malang akan siap melaksanakan Indonesia Creative Cities Conference 2016 (ICCC 2016). 

"Ini sekaligus menjadi pelopor pelaksanaan kongres ICCC yang nantinya akan menghasilkan buku untuk menjadi pedoman bagi kabupaten kota kreatif lainnya," kata Wali Kota berlatar belakang pengusaha ini. 

Anton pun menyebutkan bahwa peran akademisi dan pengusaha yang ada di Kota Malang memiliki peranan penting untuk mewujudkan suksesnya pembangunan ekonomi kreatif nantinya. 

"Selain animasi dan perfilman, musik juga merupakan salah satu industri kreatif yang menjadi unggulan bagi Kota Malang," tandasnya. 

Tambah Anton, ada banyak anak-anak muda yang sangat berpotensi di bidang animasi, perfilman dan musik, hal itu dibuktikan dengan banyaknya film-film indie yang telah dilahirkan. 

"Sehingga tidak salah jika Festival Film Malang telah sukses dilaksanakan beberapa waktu yang lalu," pungkasnya. (*)

Topik
Ekonomi KreatifIndustriWalikota MalangHM Anton

Berita Lainnya

Berita

Terbaru