Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Soal Pemcemaran Sungai Bangau, PR Nitradi Mengelak

Penulis : Tristania Dyah - Editor : Redaksi

14 - Nov - 2015, 12:45

ilustrasi. (Foto: googleimgae)
ilustrasi. (Foto: googleimgae)

JATIMTIMES, MALANG - Pihak PT Nitradi mengelak dikatakan telah melakukan pencemaran di sungai Bangau, yang ada di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Warna merah muda di sungai Bangau itu bukan berasal dari pabrik tersebut. Tapi warna merah muda itu diakibatkan karena air hujan yang turun terus menerus.

Hal itu dikatakan oleh Yudi Wijaya, pemilik pabrik PT Nitradi, yang beralamat di Jalan Simpang LA Sucipto Selatan 12, Kelurahan Pandan Wangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Yudi Wijaya tetap mengelak bahwa perubahan air sungai Bangau Bunulrejo karena kesalahan dari pabrik miliknya.

Saat di temui di pabrik miliknya, Yudi mengatakan bahwa warna merah muda itu akibat air hujan yang turun terus menerus. "Ada tumpukan sampah plastik Marimas, kurang lebih satu ton dan itu belum diolah. Sehingga menumpuk tinggi, saat hujan datang, tumpukan itu luruh dah masuk ke aliran pembuangan limbah," kilahnya.

Yudi juga mengatakan bahwa masuknya limbah plastik tersebut ke aliran pembuangan itu tidak dengan disengaja. "Pabrik saya ini juga sudah mau tutup makanya tidak ada pengolahan sampah plastik," akunya.

Mendengar penjelasan tersebut, banyak warga Bunulrejo tak puas dengan pernyataan Yudi. Namun saat dikonfirmasi lebih lanjut Yudi langsung menutup pintu pabriknya.

Trisno, warga Bunulrejo yang juga membuka kios disekitar jembatan sungai Bangau yang menghubungkan antara Sawojajar dan Bunulrejo mengaku tak puas dengan jawaban Yudi tersebut.

"Wong kemarin dan pagi ini Kota Malang tidak diguyur hujan sama sekali tidak tercemar dan warna airnya tidak merah muda kok. Hujan dari mana sampai kurang lebih satu ton sampah bisa masuk pembuangan. Tidak masuk akal," protes Trisno.

Hingga berita ini ditulis, secara pasti, belum diketahui pasti penyebab perubahan warna pada sungai Bangau. Entah karena kesalahan pada manusia ataupun fenomena alam. (*)


Topik

Peristiwa Sungai-Bangao Limbah-PT-Nitradi


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tristania Dyah

Editor

Redaksi