Kerja bakti massal di lokasi longsor antara Desa Sumberputih dan Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Senin (29/2/2016). (Foto: istimewa)
Kerja bakti massal di lokasi longsor antara Desa Sumberputih dan Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Senin (29/2/2016). (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang bersama pihak terkait langsung sigap mengambil tindakan pasca terjadinya longsor di Desa Sumberputih dan Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang pada Minggu (28/2/2016) kemarin.

Baca Juga : Dosen UM yang Sempat Positif Covid-19, Sudah Diperbolehkan Meninggalkan Rumah Sakit

Sejak Minggu (28/2/2016) malam, tim dari BPBD Kabupaten Malang langsung bergerak mengirim tim ke lokasi longsor untuk penanganan pasca bencana.

Hal itu diakui Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafie Lutfi, kepada MALANGTIMES, Senin (29/2/2016). Menurutnya, sejak Senin (29/2/2016) pagi, tim BPBD telah melakukan kerja bakti, membersihkan bekas longsor dan memasang bronjong serta batu kali di area longsor.

"Kami melakukan kerja bakti memasang bronjong dan batu kali, agar longsor dapat dicegah dan jalan dapat segera diakses kembali," aku Lutfi.

‎Penanganan pasca bencana tambahnya, diupayakan agar akses jalan sebagai kebutuhan masyarakat dan proses penjualan hasil bumi tetap dapat berjalan lancar. 

Baca Juga : Gegara Ahok Diskon BBM untuk Ojol, Said Didu dan Arsul Soni Malah 'Perang' di Twitter

Upaya pembersihan bekas longsor itu, BPBD mendatangkan alat berat berupa backhoe dari Dinas Pengairan Kabupaten Malang.‎

Terkait kondisi jalan yang tergerus, BPBD telah menginformasikan kepada Dinas Bina Marga untuk mengantisipasi bersama.‎

Sebelumnya, dilokasi yang sama memang pernah terjadi bencana serupa. "Longsor yang terjadi kali ini merupakan kejadian kedua. Karenanya, BPBD akan membangun posko bencana longsor dan banjir di wilayah-wilayah rawan bencana," akunya.‎ (*)