Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Menteri Sosial Temukan Raskin Tak Layak Konsumsi di Mojoagung

Penulis : Mardiansyah Triraharjo - Editor : Redaksi

23 - Aug - 2015, 21:15

CEK MUTU: Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa (hijau) saat melihat kualitas beras keluarga miskin pada salah satu penerima asal Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, sore tadi. (Mardiansyah/JOMBANGTIMES)
CEK MUTU: Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa (hijau) saat melihat kualitas beras keluarga miskin pada salah satu penerima asal Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, sore tadi. (Mardiansyah/JOMBANGTIMES)

JATIMTIMES, JOMBANG – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke sejumlah peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Minggu (23/8/2015). Saat berdialog, Khofifah mendengarkan langsung keluhan warga tentang program beras dari pemerintah untuk keluarga miskin atau raskin. Beras yang dibeli warga dengan harga murah, berkualitas buruk dan harus di reprocessing agar bisa dikonsumsi.

“Menurut warga penerima, beras harus reprocessing atau diputihkan melalui penggilingan ulang. Jadi saya cek dulu ke Bulog. Karena bisa jadi di Bulog kondisinya tidak perlu diputihkan,” kata Khofifah usai melakukan kunjungan dirumah warga.

Dirinya menyebut, kondisi beras yang buruk bisa saja terjadi ketika sudah berada di tangan warga penerima. “Kualitas beras saat di penerima sudah kita ketahui bersama. Kalau sampai penerima melakukan reprocessing, berarti kualitasnya memang buruk. Bulog juga melakukan reprocessing untuk menjaga kualitas beras. Tetap reprocessing ini kan dilakukan oleh penerima, jadi beda,” imbuhnya.

Jika memang reprocessing yang dilakukan Bulog tidak mampu memperbaiki kualitas beras, menurut Khofifah beras akan dimusnahkan. “Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) raskin adalah Kementerian Sosial, sekaligus tugas monitoring dan evaluasinya. Lalu untuk pengadaan menjadi tugas Bulog, termasuk pengiriman dari gudang ke titik distribusi. Selanjutnya ke titik bagi oleh pemerintah kabupaten,” pungkas Khofifah. (*)


Topik

Peristiwa Program-Keluarga-Harapan-(PKH)


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mardiansyah Triraharjo

Editor

Redaksi