Perubahan Cuaca Picu ISPA, Warga Diimbau Tetap Waspada
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
23 - Jan - 2026, 08:07
JATIMTIMES - Perubahan cuaca yang sulit diprediksi dalam beberapa waktu terakhir kembali berdampak pada kesehatan warga Kota Malang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih konsisten masuk dalam daftar 10 penyakit terbanyak yang ditangani fasilitas kesehatan setempat.
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menyebut kondisi cuaca yang naik-turun menjadi salah satu pemicu utama masih tingginya kasus ISPA di masyarakat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa situasi tersebut masih terkendali dan tidak perlu disikapi dengan kepanikan.
Baca Juga : Musim Hujan Jangan Salah Mandi! Air Dingin atau Hangat, Ini yang Lebih Aman untuk Tubuh
“ISPA memang masih berada di 10 besar penyakit terbanyak berdasarkan laporan dari lapangan. Cuaca yang berubah-ubah sangat berpengaruh, tapi masyarakat tidak perlu panik,” kata Husnul.
Menurutnya, sebagai negara beriklim tropis, Indonesia memiliki risiko paparan virus yang relatif tinggi sepanjang tahun. Oleh karena itu, yang dibutuhkan bukan rasa takut berlebihan, melainkan kesadaran untuk beradaptasi dan menjaga kesehatan.
“Virus itu selalu ada di sekitar kita. Karena kita negara tropis, potensi paparan memang lebih besar. Yang penting adalah bagaimana kita menyikapi kondisi tersebut dengan bijak,” ujarnya.
Husnul mengingatkan warga Kota Malang, khususnya yang memiliki mobilitas tinggi dan sering beraktivitas di luar ruangan, agar tetap menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana namun efektif. Salah satunya dengan kembali membiasakan penggunaan masker saat diperlukan.
“Kalau aktivitasnya banyak di luar, pakai masker itu masih sangat relevan. Prinsip protokol kesehatan seperti saat pandemi Covid-19 bisa diterapkan secara adaptif sesuai kondisi,” imbuhnya.
Baca Juga : Pendaftaran PPPK KemenHAM 2026 Ditutup, Ini Jadwal Pengumuman dan Seleksi Lengkap
Selain disiplin menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, Dinkes Kota Malang juga mendorong masyarakat mempertimbangkan vaksinasi influenza sebagai langkah preventif tambahan.
“Vaksin influenza cukup membantu untuk menekan risiko terpapar virus penyebab ISPA, terutama bagi kelompok rentan,” pungkas Husnul.
Dengan cuaca yang masih fluktuatif, Dinkes berharap masyarakat tetap waspada, menjaga daya tahan tubuh, dan tidak mengabaikan gejala awal gangguan pernapasan.
