Kunjungan Wisata Nataru 2026 di Kota Batu Anjlok, Tembus 674 Ribu dari Target 1,1 Juta Wisatawan
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Dede Nana
08 - Jan - 2026, 01:57
JATIMTIMES - Tren positif lonjakan kunjungan wisata pada momen Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini belum sesuai yang diharapkan. Meski Kota Batu tetap menjadi magnet, data Dinas Pariwisata (Disparta) menunjukkan angka kunjungan wisatawan anjlok, dan belum sesuai target yang telah dipatok sebelumnya.
Berdasarkan data yang dihimpun selama periode 13 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, jumlah pelancong yang masuk ke Kota Batu tercatat hanya sebanyak 674.195 orang. Angka ini turun jauh jika dibandingkan dengan target sebelumnya sebesar 1,1 juta wisatawan. Artinya, capaian kunjungan hanya menyentuh angka 61 persen.
Baca Juga : 1,6 Hektare Lahan Jagung Percontohan di Desa Pendem Siap Panen Bulan Depan
Jika disandingkan dengan performa Nataru periode 2024, kisaran periode yang sama sanggup menyedot hingga 1.142.767 wisatawan. Penurunan ini terlihat pada sektor Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) yang hanya dikunjungi 565.436 orang, serta sektor akomodasi yang hanya mencatat 108.192 kunjungan.
Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto, mengungkapkan bahwa meski data tersebut masih bersifat sementara karena pelaporan dari pelaku usaha baru masuk sekitar 90,32 persen, tren penurunan ini sudah terlihat jelas.
"Kalkulasi harian juga menurun. Jika tahun sebelumnya rata-rata kunjungan mencapai 20 ribu orang per hari, pada periode 2026 ini hanya berkisar di angka 6 ribu wisatawan saja per hari," jelas Onny saat dikonfirmasi.
Mantan Kadiskominfo itu membeberkan, ada dua faktor utama yang disinyalir menjadi biang kerok lesunya pariwisata di awal tahun ini. Pertama, adalah melemahnya daya beli masyarakat secara nasional yang membuat warga lebih ketat dalam mengatur anggaran rumah tangga.
Faktor kedua adalah kondisi alam yang kurang bersahabat. "Cuaca ekstrem dan hujan lebat yang terjadi tepat pada momen puncak liburan membuat wisatawan banyak yang menunda agenda mereka untuk berkunjung ke Kota Batu," tuturnya.
Baca Juga : Yai Mim Akui Jadi Pasien RSJ Lawang Usai Ditetapkan Tersangka Dugaan Pornografi
Meski begitu, dirinya menyebut Kota Batu masih menjadi magnet wisatawan untuk berlibur. Terbukti sejumlah destinasi wisata legendaris masih ramai kunjungan. Baik menarik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.
"Yang paling favorit masih sama seperti tahun sebelumnya, seperti Jawa Timur Park Group, Selecta hingga desa wisata," sebut Onny.
