Anggotanya Dikabarkan Meninggal karena Pesta Miras, Begini Penjelasan Dandim Jember
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Yunan Helmy
02 - Jan - 2026, 05:40
JATIMTIMES - Meninggalnya Serka Putu Menaka (43), babinsa Kelurahan Karangrejo, Sumbersari, Jember, yang hampir bersamaan dengan meninggalnya 4 orang lain pada 28 Desember 2025 lalu usai menggelar pesta miras, mendapat tanggapan dari Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Arm Indra Andriansyah.
Di depan sejumlah wartawan, dandim menyatakan bahwa meninggalnya Serka Putu bukan disebabkan dampak miras. Tapi dari hasil visum medis, kematiannya disebabkan gagal jantung dan hipertensi.
"Berdasarkan hasil visum medis, anggota kami meninggal di Rumah Sakit Bala Dhika Husada karena mengalami serangan jantung dan hipertensi, bukan disebabkan miras seperti yang diberitakan," ujar Letkol Indra Andriansyah Jumat (2/1/2026).
Pernyataan dandim ini dibenarkan oleh dr Denny, yang menangani Serka Putu saat masuk ke UGD RS. Bala Dhika Husada, serta hasil jejak rekam medis almarhum.
"Almarhum datang ke UGD dengan diantar keluarganya pada Minggu 28 Desember 2025 sekitar pukul 20.48 WIB dengan keluhan sesak napas," ujar dr Denny.
Menurut Denny, kondisi Serka Putu saat datang juga kondisi napas ngerongsong, yang menandakan dia memang benar-benar mengalami sesak nafas.
"Saat datang, almarhum saat itu ngerongsong, yang menandakan sesak napas. Kemudian kami tensi. Memang tensinya cukup tinggi, yakni 202 pers 121. Saat kami lakukan pemeriksaan, saluran lambung juga melemah," jelasnya.
Denny juga menyampaikan, saat itu dirinya sempat menanyakan kepada Serka Putu terkait sejak kapan mengalami sesak napas. "Almarhum menyampaikan kalau sesak napas sejak jam 3 pagi. Kemudian siang harinya sampai sore, kondisinya semakin parah, sehingga pada malam hari dibawa ke UGD," jelasnya.
Saat almarhum mendapat penanganan medis, kondisinya terus memburuk dan kritis sehingga Denny konsultasi dengan dokter paru dan dokter jantung. "Setelah melakukan konsultasi, almarhum kami pindahkan ke ruang ICU pada pukul 23.30. Namun kondisi almarhum semakin memburuk dan pada pukul 03.30 tidak tertolong,," pungkasnya.
